indosiar.com, Tulang Bawang - (Kamis, 09.02.2012) Sengketa lahan di Tulang Bawang, Lampung antara warga 9 kampung dengan pabrik gula. Karena tidak puas massa akhirnya memilih memblokir jalan menuju areal pabrik gula. Tidak hanya memblokir jalan, tapi warga ini juga mendirikan tenda-tenda didepan pintu masuk pabrik dan berharap pabrik segera mengembalikan tanah yang diklaim ini milik warga.
Hingga Rabu siang, ratusan warga dari 9 desa masih bertahan di depan pabrik gula PT. Sugar Group Compenies, di Tulang Bawang. Bahkan mereka memblokir jalan utama menuju pabrik. Massa bertahan di lokasi dengan cara mendirikan sejumlah tenda darurat di pintu gerbang.
Akibat pemblokiran ini, aktivitas di tiga anak cabang perusahaan ini lumpuh total. Para karyawan perusahaan sejak dua hari lalu tidak bisa masuk kerja karena akses jalan utama menuju perusahaan ditutup massa.
Aksi pemblokiran ini juga mengakibatkan perekonomian di Kecamatan Gedung Meneng dan Kecamatan Teladas, ikut lumpuh. Warga mengaku tidak bisa menjual hasil panen perkebunan mereka termasuk memasukan barang kebutuhan dan sembako akibat jalan yang diblokir. Akibat aksi massa ini pihak perusahaan merugi hingga miliaran rupiah.
Pemblokiran ini merupakan buntut aksi demo warga yang digelar sejak Senin kemarin. Dalam aksinya ini, massa menuntut agar lahan yang diklaim milik masyarakat adat seluas 7 ribu hektar yang dikuasai oleh perusahaan segera dikembalikan. Warga juga meminta kepada pihak perusahaan segera melakukan pengukuran ulang. Mereka menyatakan akan tetap bertahan didepan pintu utama perusahaan jika tuntutanya tidak dipenuhi. (Aris Susanto/Sup)