indosiar.com, Bengkulu - Kemarin malam pukul 22.00 WIB warga Tebeng, Bengkulu mengamuk menutup jalur Tebeng hingga 500 meter. Mereka memblokir jalan dengan cara membakar ban bekas dan menanam pohon pisang ditengah jalan tersebut. Aksi ini disebabkan karena warga kecewa dengan pemerintah Kota Bengkulu yang sudah hampir 2 tahun belum juga memperbaiki jalan kota Bengkulu.
Warga juga mengusir paksa truk-truk pengangkut batu bara dan JPO melintas di jalur ini, karena kendaraan-kendaraan tersebut dianggap sebagai biang keladi perusak jalan kota Bengkulu.
Menurut Mahyudin, tokoh masyarakat Tebeng, warganya akan terus memblokir jalan hingga pemerintah segera memperbaiki Jalan Tebeng - Bengkulu. Akibat rusaknya jalan dikawasan Tebeng ini, selain sering terjadi kecelakaan lalu lintas juga menganggu pernapasan warga akibat debu-debu yang berterbangan. Sementara aksi ini berlangsung, pihak kepolisian hanya bisa berjaga-jaga untuk mengantisipasi sikap anarkis. (Partomi Octora/Sup)