indosiar.com, Bogor - Kericuhan mewarnai aksi pemblokiran jalan raya perbatasan yang dilakukan ratusan warga Tangerang dan Bogor Kamis (25/6/09) siang, pemicunya warga menolak jalan perbatasan tersebut dilalui truk besar dan kendaraan berat.
Ricuhan ini bermula saat warga kedua perbatasan melakukan aksi sweeping, terhadap sejumlah truk dan alat berat yang sering melintasi jalan perbatasan kedua wilayah ini. Warga yang marah bahkan sempat melempari truk besar dan alat berat yang tetap ngotot, melalui jalan perbatasan tersebut, yaitu warga juga sempat menyandera salah seorang sopir truk yang berupaya melarikan diri.
Beruntung aksi anarkis ini dapat dicegah petugas kepolisian dan langsung mengamankan sang sopir. Akibat aksi ini Jalan Raya Sukamulia yang merupakan jalan penghubung antara Tangerang dan Bogor ini sempat tidak bisa dilalui kendaraan.
Aksi pemblokiran jalan perbatasan Tangerang dan Bogor ini, merupakan buntut dari kerusakan jalan dan lingkungan yang diakibatkan dari banyaknya truk besar dan alat berat yang sering melintas dijalan tersebut.
Warga mendesak pemerintah setempat segera mengeluarkan aturan yang melarang, jalan raya perbatasan tersebut dilalui truk besar dan alat berat. (Mas'ud Ibnu Syamsuri/Dv).