indosiar.com, Samarinda - Puluhan warga di Samarinda, Kalimantan Timur Rabu (26/08/09) kemarin, beramai-ramai mendatangi sebuah rumah kontrakan dilingkungan mereka yang diduga dijadikan tempat mengembangkan aliran sesat. Kedatangan warga dipicu suara gaduh dari rumah kontrakan tersebut yang menyebut-nyebut pimpinan mereka sebagai Malaikat Jibril. Penggerebekan dilakukan di rumah yang berada di perumahan Solong Durian, Kelurahan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara yang dihuni seorang warga bernama Salman. Kedatangan puluhan warga ini untuk mengklarifikasi kegiatan Salman beserta 4 orang pengikutnya yang dicurigai mengembangkan ajaran sesat. Kecurigaan warga ini muncul menyusul kerapnya muncul kegaduhan di rumah kontrakan tersebut yang mengakui Salman sebagai Malaikat Jibril. Warga mencurigai ajaran sesat ini memiliki kaitan dengan ajaran komunitas Eden yang bermarkas di Jakarta. Beruntung polisi segera tiba dilokasi kejadian sebelum masyarakat melampiaskan kemarahan mereka. Oleh polisi, Salman dan pengikutnya digelandang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Sementara itu dari dalam rumah kontrakan petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen foto ritual aktifitas Salman dan pengikutnya. Meski tidak dilakukan penahanan, namun Salman dan 4 orang pengikutnya saat ini masih dalam pengawasan dan pemeriksaan petugas kepolisian. (Muhammad Nasrullah Wahid/Sup)