indosiar.com, Tegal - Hujan abu dari Gunung Slamet, Jawa Tengah, yang sudah berlangsung sepekan ini, mulai berdampak terhadap kesehatan warga, yang tinggal di sejumlah daerah di lereng gunung. Salah satu wilayah terparah terkena dampak hujan abu adalah Desa Sigedong, Bumijawa, Tegal.
Warga di desa ini mulai terkena serangan infeksi saluran pernafasan dan penyakit mata. Untuk mengantisipasi hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit dan puskesmas di daerah lereng Gunung Slamet, yakni Bumijawa, Bojong dan Jatinegara.
Seluruh puskesmas di 3 daerah itu disiagakan 24 jam. Tim medis tambahan juga disiagakan di lokasi untuk memberi pengobatan gratis kepada warga. Selain itu juga akan dibagikan masker gratis untuk warga.
Bantuan obat-obatan juga telah dikirim ke posko siaga bencana di Desa Sigedong. Untuk daerah ini, rencananya akan dibagikan 6 ribu masker gratis. Selain menyebabkan warga terserang penyakit, hujan abu juga menyebabkan aktifitas warga terganggu.
Sementara itu menyusul diberlakukannya status siaga terhadap Gunung Slamet di Jawa Tengah, Polri telah menyiapkan anggota Brimob yang bermarkas di Pekalongan, Jawa Tengah, untuk melakukan persiapan melakukan evakuasi penduduk secara cepat jika terjadi letusan.
Para personil juga siap untuk membuka lahan pengungsian darurat, serta dapur umum ditempat yang aman.(Kuncoro Wijayanto/Ijs)