indosiar.com, Bogor - Kampung Cimunda, Gunung Bunder, Pamindahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang sering disebut-sebut sebagai markas aliran sesat Al Qiyadah Al Islamyah merasa gerah dengan kabar ini.
Ratusan warga menyatakan, daerahnya bersih dari penyebaran aliran penistaan terhadap agama Islam. Mereka mengapresiasikannya dengan melakukan aksi menuntut kepada pihak kepolisian agar secepatnya menangkap Ahmad Mussadiq alias H. Salam sebagai pimpinan aliran tersebut.
Dalam aksinya mereka memperagakan yang menggambarkan penangkapan orang yang mengaku-ngaku sebagai rosul baru setelah nabi Muhammad ini.
Sementara bekas tempat yang sebagai pusat penyebaran aliran ini berbentuk villa dan gua yang merupakan tempat pertama kali menerima wahyu di gunung Sari, Pamijan, Bogor terus dijaga aparat kepolisian.
Warga sekitar pun tidak ada yang mengetahui aktifitas penyerbaran aliran ini sebelumnya, karena selalu menutup diri dengan masyarakat.
Menurut warga penganut alira ini telah menjadikan daerahnya sebagai pusat penyebaran sejak tahun 2000 hingga bulan puasa kemarin. Sebelum akhirnya kosong karena khawatir digerebek warga.(Iwan Kurniawan/Her)