indosiar.com, Bogor - Di Bogor, Jawa Barat, warga beramai-ramai menyumbangkan minyak jelantah kepada pengelola bus Trans Pakuan. Warga merasa prihatin dengan kelangsungan bus yang menggunakan bio diesel tersebut.
Rombongan warga dari jemaah sebuah gereja ini mengumpulkan minyak jelantah yang merupakan limbah masing-masing keluarga untuk disumbangkan kepada perusahaan daerah PD Trans Bogor.
Sebanyak 100 liter mulai Kamis (29/05/08) kemarin disumbangkan untuk diproses menjadi minyak diesel pengganti solar. Sejak terjadi kenaikan harga BBM pekan lalu, perusahaan transportasi milik pemerintah kota Bogor ini sedang mengalami krisis pembiayaan.
Meski sudah menaikan tarif hingga 20 persen dari 2500 rupiah menjadi 3000 rupiah namun perusahaan ini masih tetap nombok. Bahkan pasokan bahan bakar alternatif dari minyak jelantah sebesar 20 persen juga belum banyak mengurangi beban pembelian BBM.
Menurut penyumbang, pihaknya mampu menyumbang minyak jelantah hingga 100 liter perhari. Namun kedepannya dirinya bisa mengumpulkan minyak jelantah hingga 400 liter perhari sehingga seluruh BBM untuk operasional Trans Pakuan bisa disuplai dari minyak jelantah. (Iwan Kurniawan/Sup)