HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pasca Bom Mega Kuningan

Warga Telaga Kahuripan Tingkatkan Kewaspadaan



indosiar.com, Bogor - Terungkapnya identitas pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott sebagai Dani Dwi Permana membuat sejumlah warga disekitar tempat tinggal Dani di perumahan Telaga Kahuripan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat memperketat pengawasan bagi warga pendatang. Pengawasan ditujukan kepada warga pendatang untuk mencegah masuknya jaringan teroris.

Sejumlah warga di cluster Candra Loka Perumahan Telaga Kahuripan, Kemang, Kabupaten Bogor saat ini memperketat pengamanan bagi para warga pendatang. Hal ini dilakukan setelah terungkapnya identitas pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott yang dikaitkan dengan seorang warga bernama Dani Dwi Permana.

Dani sendiri diduga terlibat aksi pengeboman karena direkrut oleh Saifudin Zuhri yang kini menjadi buronan polisi. Menurut pengakuan warga, selama berada di perumahan Telaga Kahuripan, Saifudin Zuhri dikenal sebagai imam masjid dan ustazd yang ramah terhadap warga. Namun demikian warga kesulitan berfoto dengan sang guru karena Saifudin selalu menghindar.

Saifudin sendiri saat ini tengah diburu pasukan Densus 88 Mabes Polri terkait keterlibatannya sebagai perekrut Dani yang dijadikan pelaku bom bunuh diri atau yang lazim disebut sebagai pengantin. Tiga bulan lalu sebelum peristiwa bom dikawasan Mega Kuningan, Saifudin berpamitan pada warga dengan alasan akan mengelola sebuah pesantren di Solo. (Iwan Kurniawan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: