09/09/2011
indosiar.com, Tegal - Kemarau panjang yang kini melanda telah berdampak sulitnya mendapatkan air bersih disejumlah daerah. Bahkan di salah satu kawasan di daerah Tegal, Jawa Tengah, penduduk desa setempat terpaksa mengkonsumsi air kotor dan berbau untuk kebutuhan sehari-hari. Bukan saja karena sulitnya mendapatkan sumber air, tapi karena tidak mampu membeli air bersih yang bagi mereka harganya lumayan mahal.
Beginilah aktivitas warga Desa Kalinyamat, Tegal, Jawa Tengah, akibat kemarau yang berkepanjangan. Sejak 4 bulan terakhir, warga harus rela antri di sumur yang masih berisi air.
Kualitas air di sumur yang tersisa di desa ini sangat memprihatinkan. Air hanya sedikit dan berwarna coklat atau keruh. Bahkan air ini berbau tidak sedap. Warga terpaksa mengkonsumi air ini untuk kehidupan sehari-hari karena tidak memiliki uang untuk membeli air bersih. Akibatnya, sebagian warga kerap mengalami penyakit kulit dan diare.
Meski di desa ini telah dibangun penampungan air bersih namun hingga saat ini tidak digunakan. Warga berharap adanya bantuan air bersih dari pemerintah. (Kuncoro Wijayanto/Sup)