HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Insentif Tarif Listrik

YLKI Nilai Sebagai Kenaikan Tarif Terselubung



indosiar.com, Jakarta - Rencana pemberlakuan sistem pemberian insentif dan dis insentif bagi pelanggan listrik pada bulan Maret mendatang dinilai Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebagai bentuk lain pemberlakuan kenaikan tarif dasar listrik. Sedangkan bagi PLN pemberlakuan sistem tersebut merupakan upaya penghematan energi listrik.

Upaya penghematan listrik saat ini tengah ditempuh PLN. Bahkan penghematan telah dipatok di angka 20 persen di tahun 2008. Kebijakan penghematan tersebut berkaitan dengan subsidi yang diberikan pemerintah untuk PLN yakni hanya 55 triliun rupiah, padahal PLN membutuhkan dana hingga 65 triliun rupiah.

Patok 20 persen yang ditetapkan diharapkan dapat menghemat hingga 15 triliun rupiah. Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Herman Darnel Ibrahim menegaskan, kebijakan insentif dan dis insetif tersebut merupakan upaya PLN untuk mengajak masyarakat berhemat.

Rencana kebijakan PLN tersebut dinilai YLKI sebagai bentuk lain pemberlakuan kenaikan tarif dasar listrik. Untuk itu Tulus Abadi, Pengurus Harian YLKI meminta pemerintah lebih jujur kepada masyarakat.

Tulus menambahkan, YLKI meminta pemerintah untuk segera menaikan subsidi BBM bagi PLN sehingga PLN tidak perlu memberlakukan kebijakan yang membebani masyarakat. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: