
indosiar.com, Jakarta - Kabar pernikahan kedua sang Da'i kondang Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym adalah sebuah kenyataan. Seorang janda berputera tiga, berusia 37 tahun, Afarini Eridani, menjadi mempelai wanitanya. Sebagai panutan umat, pemimpin pesantren Darud Tauhid ini tidak mangkir, bahkan secara jujur diakui niatnya berpoligami, Sabtu (02/12) lalu, bersama isteri pertamanya Ninih Muthmainah, Aa Gym mengadakan jumpa pers di kantor MQ Management Jl. Cipaku No. 1 Kebayoran Baru Jakarta.
Konfrensi pers yang dilakukannya bukan sebuah pembenaran pribadi dan menurut keyakinannya perkawinan ini tidak bertentangan dengan agama. Tak dapat dipungkiri berbagai kekecewaan publik terutama kaum wanita deras mengalir dan apapun yang terjadi Aa Gym juga manusia, permohonan maafpun mengalir ke setiap sanubari pemerhatinya. Menurut Aa panggilan akrabnya, mengakui bahwa yang ia lakukan bukan jadi contoh tetapi poligami harus memenuhi persyaratan.
Tak ada seorang wanitapun yang mau dimadu, namun benak Ninih Muthmainnah terlihat setegar batu karang. Keiklhasan dan ketabahan imannya, mampu menerima kenyataan hidup. Perkawinannya bersama Aa Gym selama 20 tahun dengan anugerah 7 buah hati, cukup menguatkannya hingga tak tergelincir dalam kehancuran. Bila di masa mendatang perhatian suami mendua, itupun telah diterima sesuai ridho Allah, yang diyakini akan membuat cinta kasihnya semakin lengket.
Kini kalangan selebriti tengah dilanda berbagai kasus rumahtangga seperti perceraian, orang ketiga diduga mendominasi pelecut keretakannya. Peristiwa semacam ini diakui Aa Gym bukan sebagai motivasi pernikahannya bersama Afarini Eridani. Tidak ada hal yang terbungkus, semuanya dilakukan secara syah. Bahkan menurutnya, sejak 5 tahun, tekad poligami telah direncanakan atas persetujuan istrinya untuk menuju keluarga yang sakinah. (Dian/shr/rev)