
indosiar.com, Jakarta - Siapa bilang perselisihan sudah tidak bisa lagi diselesaikan dengan musyawarah? yang terpenting adalah menerima masukan dari pihak lain dengan hati terbuka dan tanpa buruk sangka.
Hal itulah yang dilakukan oleh KH Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan nama Aa Gym, yang mendapat somasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) karena tampil dalam iklan layanan masyarakat yang dianggap hanya menjadi corong pemerintah saja.
Kepada pers Aa mengungkapkan perbedaan pendapat bisa berakhir indah jikalau dilandasi nilai yang tulus dan ikhtiar bersama untuk mencari solusi. Dengan rendah hati, ayah 7 anak itu juga mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang menjadi anggota HMI yang memberi kritik terhadapnya.
Herry Setiawan yang adalah ketua HMI MPU cabang Jakarta mengatakan bahwa dengan adanya islah tersebut, maka somasinya terhadap salah satu tokoh masyarakat itu dicabut dan permasalahan dianggap selesai. Baginya, kejadian yang terjadi di bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh berkat dan ampunan tersebut adalah kemenangan bagi semua umat Islam.
Sebelum berpisah Aa juga menambahkan supaya kejadian tersebut dijadikan pelajaran bagi semua orang terutama tokoh masyarakat dalam menyikapi sebuah perbedaan. Pasalnya bila perbedaan itu terlalu dibesar-besarkan, maka bukan tidak mungkin bangsa Indonesia terpecah dan yang menjadi korbannya adalah rakyat. Setuju...................(mdL)