
indosiar.com, Jakarta - Gelaran akbar Gudang Garam Rock Competition (GGRC) mencapai puncaknya Minggu (17/06) kemarin. Setelah dilakukan serangkai babak penyisihan selama hampir 6 bulan, 12 group tampil sebagai finalis dan unjuk kebolehan yang disiarkan langsung oleh Indosiar.
Ahmad Albar selaku juri menilai peserta kompetisi kali ini memiliki potensi yang bagus. Rocker senior ini juga yakin bahwa musik rock masih memiliki pangsa pasar tersendiri.
Kata Ahmad Albar, "Anak-anak sekarang cukup potensual, mereka bagus-bagus. Pasaran berbeda pop memasyarakatkan sekali, rock, jazz dan musik lainnya ada penggemar sendiri. Kalau bisa rock lebih digalakkan lagi dan ada promotor yang serius seperti acara Indosiar bisa lebih berkembang lagi."
Meski memiliki pasar, namun ayah Fahri Albar ini merasa musik rock belum mendapatkan perhatian yang memadai dari para promotor. Meski usia tak lagi muda, Iyek masih tetap aktif bermusik dan memperhatikan perkembangan musik rock ditanah air. Hal ini dikarenakan rock sudah tak terpisahkan dari kehidupannya.
"Rock belum dapat perhatian khusus, jangan bicara pemerintah tapi dari promotor untuk musisi rock ini. Saya tetap perhatian musik rock dengan kawan-kawan seperti Ian Kantono, Doni Fatah dan kawan-kawan lain tetap memikirkan perkembangan musik rock," jelas Ahmad Albar. (Aozora/Devi)