
indosiar.com, Jakarta - Ajang 4 besar Mama Mia Show yang berlangsung Selasa (04/09) semalam, begitu seru dan mendebarkan. Ajeng, Fiersha, Margareth dan Mytha, tampil habis - habisan. Sehingga para eksekutor menghadapi kesulitan untuk menentukan siapa peserta yang harus masuk zona kritis dan peserta berpenampilan ekstra. Setelah berunding pada akhirnya Mytha terpilih sebagai yang terbaik. Sementara ketiga peserta lain, harus berjuang di zona kritis. Dan yang menarik, perolehan nilai antara Ajeng dan Fiersha di zona kritis sama. Maka harus diadakan tantangan baru, dan pada akhirnya Ajeng pun tereksekusi.
"Ini adalah kompetisi dan permainan jadi saya yakin semakin mendekati seni harus ada salah satu yang harus dibuang. Perasaan Ajeng sudah campur aduk dan saya sudah berusaha tidak menangis, sedihnya karena tidak bisa nepati janji sama mama," ujar Mama Cindy dan Ajeng.
Dengan tersingkiran Ajeng, maka babak Grand Final Mama Mia yang akan berlangsung pekan depan, akan menghadirkan Mytha, Fiersha dan Margareth. Bagi Fiersha semalam merupakan babak yang paling menegangkan selama acara Mama Mia digelar. Dan berhasilnya dirinya masuk ke Grand Final, membuktikan bahwa memiliki kekurangan secara fisik bukan berarti menjadi hambatan untuk prestasi.
"Saya tidak menyangka bisa dapat nilai besar. Saya terima kasih kepada para pendukung sampai bisa berada di 3 besar dan saya bisa membuktikan kepada semua bahwa orang cacat bukan harus disembunyikan tapi saya berjuang tanpa memikirkan kerikil, ranjau baik hinaan, cemohan saya tetap tidak peduli dan yang terpenting hidup saya maju serta ada dukungan dari mama," seru Fiersha.
"Disitu ada 1 bukti bahwa cinta, sayang sangat begitu besar. Saya bangga anak saya bisa masuk 3 besar bukan main - main karena susah," ujar Mama Ace.(aozora/dev)