
indosiar.com, Korea - Salah satu kesulitan yang dialami aktor berwajah tampan adalah memperoleh peran yang menantang, karena kerap kali produser hanya memasang mereka sebagai penghias atau jaminan lakunya sebuah film.
Tidak hanya mereka, banyak penggemar film juga hanya memandang sebelah mata walau tidak sedikit diantara mereka yang memiliki kapasitas akting diatas rata-rata. Hal itulah yang dialami oleh Jo In-seong, yang namanya dikenal lewat Memories of Bali.
Karenanya, banyak yang tidak percaya ketika pria kelahiran 1981 itu mampu mengucapkan sumpah-serapah dengan pandangan mata membara dalam film terbarunya yang berjudul A Dirty Carnival. Sambutan yang paling signifikan terlihat lewat pencapaian hasil penjualan tiket, dimana film yang juga dibintangi Lee Bo-young itu hanya kalah dari X-Men 3 : The Last Stand.
Ketika dimintai komentar, sutradara Yoo Ha mengaku dirinya tidak pernah ragu memberi peran utama dalam film itu terhadap In-seong. "Aku menyukai sosoknya yang menurutku tidak terlalu maskulin, sehingga memudahkan untuk pembentukan karakter. In-seong juga sadar kalau dirinya tidak akan bisa memikat penonton kalau dirinya tidak berani mengambil langkah drastis."
Nama In-seong sendiri pertama kali diingat ketika muncul bersama Son Ye-jin di film The Classic yang sukses besar, sayang sosoknya tenggelam oleh kegemilangan akting Jo Seung-woo yang saat ini disebut-sebut sebagai aktor watak negeri Ginseng papan atas.
Menurut salah seorang penonton yang telah menyaksikan A Dirty Carnival, yang diputar tanggal 15 Juni 2006 di Korea, karakter Byeong-do yang diperankannya benar-benar mengesankan sebagai seseorang yang sangat ganas dan kejam. Di Indonesia kapan mainnya ya?????(berbagai sumber/mdL)