
indosiar.com, Jakarta - Tanpa humor, berlebihan dan berdarah-darah, itulah penilaian sebagian orang terhadap "Ninja Assassin," sebuah film aksi laga tentang ninja pembunuh yang akan beredar pada 25 November mendatang. Padahal film yang dibintangi Rain sebagai pemeran utama itu telah ditunggu-tunggu sejak proyek pembuatannya pertama kali diumumkan.
Padahal film tersebut digawangi oleh tim ternama yaitu produser Joel Silver, dua bersaudara Andy dan Larry Wachowski (trilogi Matrix) dan sutradara James McTeigue (V for Vendetta). Jadi apa yang salah? Konon hal itu disebabkan perbedaan visi kreatif antara sutradara dengan produser sehingga "Ninja Assassin" yang seharusnya bisa dinikmati oleh semua kalangan sehingga hasilnya tidak sesuai ekspektasi banyak orang di belahan dunia barat.
Dikatakan film tersebut terjebak antara di tengah-tengah antara genre kungfu ala era 70-an dengan genre aksi laga populer yang dipoles untuk target kalangan umum. Sehingga kemungkinan besar film Rain ini tidak akan menarik minat penggemar dua genre tersebut. Tetapi mungkin tidak akan menghalangi minat kaum hawa penggemar Rain karena aktor dan penyanyi Korea ini akan memamerkan bodinya yang atletis berkat training kerasnya khusus untuk film ini.
Karena "Ninja Assassin" sendiri baru dirilis pada akhir November ini, jadi masih terlalu pagi memprediksi bahwa film ini akan jeblok di pasaran, khususnya pasar dunia Barat. Jangan lupa status Rain sebagai superstar di wilayah Asia bisa jadi justru akan membuat filmnya itu akan mendatangkan keuntungan besar sehingga bisa menjamin ia kembali mendapatkan peran high profile lain di Hollywood.(Berbagai sumber/Fachri)