HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
GOSSIP

Giwo Rubiyanto Mengundang Dhani - Maia Untuk Membicarakan Anak - Anak



indosiar.com, Jakarta - Kamis 29 November lalu, diam-diam terjadi pertemuan antara Ahmad Dhani dengan Maia Estianty di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Pertemuan yang bertema "Family Dialog" dan tertutup untuk para wartawan itu bertujuan untuk membicarakan masalah anak-anak. Seperti diketahui, soal ekploitasi anak sempat menjadi perdebatan hangat antara pihak Dhani dan Maia.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk memberikan yang terbaik bagi ketiga anak mereka. Bahkan dalam kesempatan itu, untuk pertama kali dalam kurun waktu setahun, Dhani dan Maia saling memberikan kecupan di pipi.

Menurut Giwo Rubiyanto selaku Mediator Dhani - Maia, "Alhamdulillah pada minggu lalu KPAI mengundang Dhani, Maia beserta anak-anaknya untuk mediasi Family Dialog yang bertujuan untuk membuka komunikasi antara ayah, bundanya demi kepentingan anak-anak. Ada beberapa kesepakatan menjalin hubungan komunikasi yang berkualitas, produktif dan insensitas segala sesuatu yang berhubungan kebijakan anak-anak mereka. Kalaupun mereka ingin bertengkar sebaiknya jangan didepan anak-anak dan yang diharapkan mereka kalau didepan anak-anak agar bisa berhubungan baik."

Meski soal anak mereka telah melakukan kesepakatan, namun persoalan rumah tangga Dhani-Maia bukan berarti telah selesai.

Gugatan cerai yang telah diajukan Maia masih belum dicabut. Bahkan menurut rencana, pada 11 Desember mendatang sidang pertama bakal digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Mengenai perceraian, KPAI tidak memiliki wewenang untuk mencampurinya. Lembaga ini hanya concern pada anak-anak mereka.

"Pada intinya untuk kebahagiaan anak-anak, mereka bersepakat melakukan perdamaian. Kalau masalah gugatan cerai diluar konsen kami dan hasilnya ada rasa puas yang terciptanya perdamaian demi kepentingan dan kebahagiaan anak-anak. Berjalan dengan sukses happy ending saling kasih sayang menyayangi dan ekspresi anak-anak menjadi bahagia," ujar Giwo Rubiyanto. (Aozora/Devi)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: