HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
GOSSIP

Gowarikar Dituntut Organisasi Peduli Binatang



indosiar.com, Mumbai - Sutradara terkenal Bollywood, Ashutosh Gowarikar yang menyutradarai film "Jodha Akbar", kesandung masalah baru, dengan salah satu organinasi semi pemerintah, yang mengklain perusahaan filmnya telah melakukan pelanggaran berupa tindakan kejam terhadap binatang.

Pashu Krurta Nivaran Samiti adalah sebuah organisasi yang menolak tindak kekejaman terhadap binatang. Organisasi semi pemerintah itu telah mengirimkan peringatakan kepada Gowarikar, atas tindakan kejam pada binatang. Menurut pejabat departemen pertanian dan hewan kepada IANS, mengatakan peristiwa ini terjadi dua minggu yang lalu, ketika pihak produser dan kru film mengadakan syuting, disekitar di kawasan hutan lindung Jaipur. Lebih dari 80 gajah, 100 kuda dan 55 unta, telah dimanfaatkan untuk film yang dibintangi oleh Aishwarya Rai dan Hrithik Roshan itu.

Menurut organisasi tersebut, binatang-binatang itu menjadi objek penderita ketika syuting berlangsung. "Tidak ada fasilitas obat-obatan dan dokter", ujar Manish Saxena, selaku peduli binatang. Ia menyatakan seharusnya mereka minta izin dari pemerintah setempat terlebih dahulu sebelum mempergunakan binatang tersebut. Izin ini berfungsi sebagai jaminan terhadap kondisi tertentu yang berkaitan dengan kesejahteraan binatang.

Film ini juga, rentan masalah dari penduduk Rajput. Karni Sena, sebuah organisasi masyarakat Rajput, menuduh bahwa Gowarikar telah merusak sejarah dan peradaban dan mengancam akan membawa ke pengadilan untuk menghentikan pembuatan film tersebut. Bahkan, organisasi ini mendesak pemerintah agar Gowarikar untuk mengganti judul filmnya dan tidak ada hubungan dengan masyarakat setempat.(SHR/Idh)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: