
indosiar.com, Jakarta - Princess of Pop Jepang Hamasaki Ayumi kali dirundung masalah sangat serius. Perusahaan label musik Avex Trax, subsidiari dari Avex Entertainment, tempat Ayumi bernaung dikabarkan berusaha menjual hak manajemen sang penyanyi dengan harga 1 milyar Yen setelah Ayumi terlibat dalam skandal narkoba oleh koleganya, aktor dan penyanyi Manabu Oshio.
Sebagaimana dilangsir media Jepang, Avex mengambil keputusan ini untuk mencegah skandal narkoba Ayumi ini mempengaruhi harga saham label tersebut, walau para pengamat industri mengatakan harga saham perusahaan itu sepertinya digambarkan jauh lebih rendah dari harga riil saham tersebut.
Manabu Oshio ditangkap pada Desember 2009 lalu atas dugaan bahwa ia memberikan obat ekstasi kepada seorang hostess yang kemudian tewas lantaran overdosis. Oshio dan hostess itu sebelumnya bersama di rumah sewaan teman Oshio, Mika Noguchi yang merupakan pengusaha wanita terkemuka.
Ayumi terseret dalam skandal Oshio lantaran penyanyi cantik itu adalah teman dekat Noguchi, walaupun rumor yang sempat beredar bahwa Oshio yang mengimplikasikan Ayumi dalam skandal itu untuk menyelamatkan dirinya.
Jika berita Ayumi terlibat narkoba itu benar, maka dapat dipastikan kejatuhan karier penyanyi yang berusia 31 tahun ini dimulai. Padahal Ayumi hanya satu-satunya penyanyi Jepang yang mengeluarkan album yang selalu memuncaki peringkat berturut-turut selama 11 tahun. Well, mudah-mudahan masalah Ayumi bisa cepat 'clear'.(CNA/AsianFanatics/Fachri)