HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
GOSSIP

Kasus Perceraian Maia - Dhani



Syarat damai yang diajukan oleh pihak Maia Estianti, masih menjadi perdebatan dalam proses perceraian Maia Dhani menyangkut para wanita yang berada di bawah manajemen Republik Cinta, Maia pernah menawarkan solusi yakni sebaiknya mereka berada dibawah manajemen Maia.

Tawaran ini sebagai jalan tengah karena Dhani menolak untuk mengeluarkan mereka dan pihak Maia tetap pada sikapnya bahwa para wanita itu bisa menjadi kerikil dalam perkawinannya dengan Dhani.

Menurut Sheila Salomo, SH selaku kuasa hukum dari Maia mengatakan, "Mbak Maia pernah tawarkan pada mas Dhani, apa tidak lebih baik para wanita tersebut itu berada dibawah pengawasan dari dirinya. Dan itu yang dijadikan bahan pertimbangan mas Dhani. Apalagi mereka tidak mungkin dikeluarkan, mungkin masih ada kontrak dan lain-lain. Apalagi mereka berdua juga suami istri, jadi sama-sama lah."

Sedangkan menurut Elsa Syarif, SH yang juga kuasa hukum Maia mengatakan, "Saya menghimbau mas Dhani sebetulnya ia tahu cara menaklukan Maia, jadi berikanlah Maia sebuah cinta satu-satunya, apalagi ia punya Republik Cinta. Wanita itu paling senang untuk dicintai walaupun itu gombal sekalipun. Jadi mas Dhani harus mendekati Maia bukan dengan syarat-syarat, tetapi dekati dengan hatinya."

Sementara dari pihak Dhani menyatakan masalah harta ternyata menjadi motif munculnya gugatan cerai yang dilakukan Maia. Kabarnya harta pasangan Dhani dan Maia ini berkisar 200 Milyar Rupiah. Pihak Dhani juga menilai Maia tidak fair karena tidak mengungkapkan harta miliknya, padahal jika perceraian terjadi, harta bersama harus dibagi secara merata.

Menurut Habib Umar Husein selaku pengacara Dhani mengatakan, "Kami hanya memberikan informasi tentang kuatnya motif ekonimi dalam perceraian ini. Jika dalam sita berarti tidak dialihkan, tetapi tanpa adanya sita, orang yang masih dalam suami istri tidak bisa mengalihkan harta secara sepihak, harus ada persetujuan salah satu. Jadi terlihat berlebih-lebihan."

Sedangkan menurut Lidya Wongso yang juga kuasa hukum Dhani mengatakan, "Disamping itu yang namanya harta bersama itu adalah harta kedua belah pihak. Dan disini yang dikejar-kejar adalah harta yang kebetulan dikuasai oleh Dhani sedangkan harta Maia sendiri kemana dan itu tidak pernah diungkapkan. Seperti mobil Alphard, kan ada dua, yang digunakan Maia dan digunakan Dhani, tetapi kenapa yang dimasukkan hanya punya Dhani."

Meski sarat dengan konflik yang berakhir pada gugatan cerai, Maia secara jujur mengaku masih menyayangi Dhani. Maia juga merasa sedih jika perkawinan yang dibinanya bersama Dhani, harus mengalami seperti sekarang ini.

Maia sendiri mengatakan, "Ya pasti sedihlah, siapa yang tidak sedih ketika berpisah, namun buat aku, waktu kita jatuh, berdiri tegak itu semua sudah ada yang mengatur, jadi sekarang aku tinggal menjalani hidup dan terus maju, fokus pada karir dan anak-anak. Aku tidak boleh jatuh, terpuruk dan terlihat 'down'. Kalo dibilang masih sayang, ya masih dong tetapi sekarang sayangnya ya gimana deh, bahkan sampai matipun tetap sayang sebab dia masih tetap bapaknya anak-anak." (Aozora/Devi)

Bookmark and Share