
indosiar.com, Jakarta - Perseteruan yang dipicu masalah rebutan anak semata wayang, Teuku Rasya Islami Pasha, kini makin melibatkan banyak orang. Tamara dengan terang-terangan menuduh ibunda Rafly, Cut Haslinda, mendukung mantan suaminya, yang ingin memisahkan Rashya dari dirinya.
Dalam keterangannya, wanita berdarah Yugoslavia ini mengungkapkan bahwa Cut Haslinda pernah mengusir dirinya dan berniat untuk menculik Rasya. Sikap Tamara yang mendiskreditkan mantan mertuanya itu, dipandang banyak pihak sebagai tindakan yang tidak aneh, mengingat opini publik selama ini lebih menyudutkan dirinya.
"Saya semakin bingung dengan apa yang dikatakan Tamara," ujar Rafly. Kebingungan Rafly ini memang cukup beralasan, karena selama ini Tamara menuding Rafly bukanlah ayah yang bertanggung jawab, dengan tidak pernah menafkahi keluarganya, sehingga Tamara-lah yang selama ini membanting tulang. Pernyataan ini tentu saja mendapat tanggapan keras dari Cut Haslinda dan juga Rafly. Alasan Rafly tidak bisa menafkahi keluarganya, tampaknya dimanfaatkan Tamara, untuk menjauhkan Rasya dari Ayah kandungnya sendiri. Tidak heran bila Rafly pun kemudian meminta pertolongan Komnas Perlindungan Anak, agar membantu dirinya bertemu Rasya. Namun upaya ini dipandang Tamara, sebagai cara untuk mengeksploitasi Rasya.
Manuver-manuver yang dilakukan adik Teresa Blezinsky ini, tampaknya merupakan upaya Tamara untuk mendapatkan hak asuh Rasya, padahal hingga kini, pengadilan agama Jakarta Selatan belum memutuskan siapa yang berhak mendapat hak asuh Rasya.(Dian/shr/rev)