
indosiar.com, Taiwan - Apakah Anda termasuk salah satu orang yang langsung merubah pendapat tentang serial Taiwan setelah menyaksikan The Prince Who Turns Into A Frog yang ditayangkan Indosiar? Hal itu tidak mengherankan, karena drama yang satu ini memang memukau.
Dengan jalinan cerita yang ringan (dan kocak) ditambah dukungan para pemeran yang apik, jangan heran bila di negara asalnya Taiwan, serial ini mampu melewati popularitas Meteor Garden. Dan sudah tentu, nama pemeran utamanya ikut meroket. Ingin tahu siapa dia, ini namanya : Ming Dao, personil grup 183 Club yang berperan sebagai Shan Jun-hao.
Sudah tentu, hal ini membuatnya dilabeli sebagai salah satu personil 183 Club yang paling digandrungi penggemar khususnya wanita. Tapi benarkah Ming Dao sudah memenuhi kriteria pacar idaman? Kalau hal itu ditanya pada rekan-rekannya, ternyata jawabannya tidak.
Bahkan sebaliknya, pria kelahiran 1980 itu dianggap sebagai pria yang bakal membuat kekasihnya ketar-ketir. Hal itu terungkap ketika para personil 183 Club tampil dalam sebuah acara dan oleh pihak pembawa acara diajukan pertanyaan tersebut, dimana hampir semuanya sepakat menyebut nama Ming Dao. Apa alasannya?
"Ming Dao itu punya kebiasaan serba mendadak, misalnya saja dia bisa tiba-tiba berkeinginan menyetir ke puncak sebuah gunung di malam hari. Jadi kalau menjadi pacarnya, besar kemungkinan kamu harus menemaninya sehinga waktu tidur bakal berkurang," tutur rekannya yang juga tampil di The Prince Who Turns Into A Frog Sam Wang.
Selain itu, Sam juga menambahkan kalau rekannya yang bernama asli Lin Chao Zhang itu juga termasuk orang yang pecicilan alias senang menyentuh atau memegang orang lain. Dan lucunya lagi, Ming Dao termasuk orang yang tidak pandang bulu dalam melakukan hal tersebut.
"Dia tidak perduli kamu pria atau wanita, tua atau muda, pendek atau tinggi, kurus atau gemuk, pokoknya siapapun yang ada didekatnya pasti dipegang atau disentuh. Kalau hal ini dilihat oleh pacarnya, bisa jadi gadis itu bakal merasa waswas atau malah sakit hati," tutur Sam.
'Diserang' sedemikian rupa, dengan cepat Ming Dao berkilah, "Aku tahu itu adalah salah satu kebiasaan yang mungkin tidak bisa diterima orang lain, tapi tempat-tempat yang kusentuh masih dalam batas kesopanan kok." Jelas saja, mana mungkin ada wanita yang tinggal diam kalau dikurangajari????(yahoo/stephanieshieh/mdL)