KONSER FANTASTIKPOP 2011 BAGIAN PERTAMA
Bulan Juni tampaknya bulan yang memanjakan para penggemar musik Korea (K-POP) Karena pada tanggal 18 Juni 2011 kemarin, kembali salah satu event organizer .. kembali menggelar konser keroyokkan penyanyi-penyanyi kenamaan yang berasal dari negeri ginseng tersebut yang bertajuk FANTASTIKPOP 2011.
Memasuki area konser di Istora Senayan, pemandangan yang cukup berbeda menyambut para penggemar K-Pop yang datang. Untuk mengantisipasi semangat penonton yang biasanya rela mengantri berjam-jam sebelum konser dimulai, maka pihak promotor pun menyiapkan beberapa booth yang berhubungan dengan dunia entertainment Korea, seperti salah satu label musik yang ternyata telah mengeluarkan single/album artis K-POP dan booth fanbase.
Tak lupa pihak promotor pun menyiapkan booth yang menjual makanan untuk mengganjal perut penonton sambil dihibur oleh live DJ, sayang DJ tidak memutar K-POP. Pemandangan cukup unik pun terlihat di booth supermarket Korea yang berdekatan dengan gerobak Sate Padang dan Siomay Bandung. Beberapa fans Indonesia melihat-lihat booth supermarket Korea, ada beberapa warga negara Korea yang menonton sedang sibuk memesan Sate Padang dan Siomay Bandung.
Setelah cukup kenyang berbincang dengan teman-teman saya yang penggemar K-POP yang datang saat itu, kami pun memasuki area konser. Kami semua penasaran, seberapa fantastisnya kah konser kali ini?
JOO
Penyanyi wanita berwajah sendu ini, membuka konser malam itu dengan membawakan lagu ballad berjudul ‘Because Of A Man’ Dengan suaranya yang terkesan kekanak-kanakan dan polos namun sedikit manja, Joo pun bertanya kepada penonton, apakah mereka tahu judul lagu yang baru saja dinyanyikannya dengan menggunakan bahasa Inggris.
Setelah lagu keduanya yang berjudul ‘Bad Guy’ Joo pun becerita bahwa dia pernah tinggal di Indonesia sewaktu kecil karena ayahnya bernah bekerja disini. Pernyataan Joo ini membuat saya agak sedikit menyesal tidak berkenalan dengan anak-anak Korea yang saya temui diluar sana, bukan mustahil di masa yang akan datang mereka akan menjadi artis terkenal.
Mungkin karena sifatnya yang agak pemalu, atau karena dia belum terlalu percaya diri berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris, maupun karena kurang nyaman dengan Little Black Dress yang ia kenakan, sehingga membuat dirinya agak canggung berbicara dengan penonton. Sebelum menyanyikan lagu ‘After Looking At You’ dengan suaranya yang imut, tak lupa dia mengajak penonton untuk mengikutinya di jejaring sosial burung berkicau (baca : follow di twitter).
Joo pun menutup aksinya dengan menyanyikan lagu Whitney Houston yang berjudul ‘I’m Every Woman’ dan membuat saya sedih. Karena sebenarnya, lagu yang paling saya nantikan berjudul Turn Around yang merupakan OST K-Drama Cinderella Sister yang pernah diputar di Indosiar justru tidak dia nyanyikan.
2AM
Dengan posisi Changmin di sebelah kiri, Jokwon di tengah dan Seulong di kanan dan Jinwoon di Korea, 2AM membuat sendu Istora dengan lagu ‘Can’t Let You Go Even If I Die’ Lagu inilah yang memetakan 2AM di kancah musik Korea dan membuat mereka mendapatkan banyak penghargaan.
Mungkin pengaruh potongan rambut, atau bisa jadi karena matahari Jakarta yang terik, membuat Seulong terlihat sedikit lelah, atau itu memang ekspresinya dikala menyanyikan lagu ballad dan membuat matanya terlihat lebih sendu dari biasanya, namun entah mengapa justru terlihat tampan. Tak salah memang hingga akhirnya para penonton meneriakkan nama Im Seulong setiap ia bernyanyi.
Kembali dengan posisi Changmin di sebelah kiri, Jokwon di tengah dan Seulong di kanan, mereka pun menyanyikan lagu ‘Confession of A Friend’ Bila di lagu sebelumnya seakan memamerkan suara dan power Changmin, maka di lagu kedua ini memamerkan suara Jokwon yang smooth.
Setelah menyampaikan permintaan maaf karena ketidakhadiran Jinwoon karena jadwal yang bentrok dengan aktivitasnya di luar grup, mereka pun menyanyikan lagu ‘You Wouldn’t Answer My Calls’ dari album Saint o'Clock dengan posisi andalan mereka, Changmin disebelah kiri, Jokwon ditengah dan Seulong di sebelah kanan. Kemudian dilanjutkan dengan ‘Like Crazy’ dari album yang sama yang telah dirilis oleh salah satu label di Indonesia.
Akhirnya, di lagu ‘Number 1’ yang sedikit upbeat, mereka tidak menggunakan blocking posisi mereka, mengakibatkan interaksi mereka dengan penonton lebih terasa dan komunikatif dan Jokwon serta Seulong pun tampil sedikit lebih rileks dibanding penampilan mereka sebelumnya.
Sebagai ‘hidangan penutup’ mereka membawakan single debut mereka di tahun 2008 yang berjudul ‘This Song’
Secara kualitas suara, grup spesialisasi lagu-lagu ballad ini bisa dipertanggungjawabkan. Harmonisasi suara mereka masih terdengar indah walau tanpa Jinwoon. Kalau dinilai secara penampilan, 2AM masih kurang dalam penguasaan panggung. Selama 20 menit pertama, diluar selingan perkenalan oleh MC, terlihat mereka tidak beranjak sedikitpun dari posisi awal mereka. Bersambung ke artikel kedua. (Ri-Li)