
Indosiar.com - Jakarta. Dewi Persik dan Julia Perez tampaknya memiliki kesamaan nasib. Keduanya belakangan ini jadi sorotan, berkaita dengan unsur erotika yang mengundang pencekalan dan protes.
Bahkan masalah ini sempat mengundang komentar para Pejabat Pemerintah, sebut saja Menpora Adhyaksa Dault, Menkominfo Muhammad Nuh, dan Menteri Pemberdayaan Wanita, Muthia Hatta.
Dalam satu acara Senin kemarin, Dewi Persik sebenarnya akan dipertemukan dengan Menteri Muthia Hatta. Tapi entah dengan alasan apa, pedangdut goyang gergaji itu kabur.
Menurut Muthia Hatta, "Saya kira suatu hal yang sudah terjadi sebagai suatu pelajaran bagi kita semua, niat yang baik belum tentu keluarnya baik. Sangat disayangkan, kami turut senang jika artis itu berperan, baik itu musik atau gerakan. Batas-batas mana yang harus mereka tempuh, jadi ada rambu-rambu dimana artisnya sendiri yang jadi korban."
Jika Dewi Persik kena cekal di beberapa daerah, lantaran penampilan dan goyangannya dinilai erotis, Julia Perez lain lagi. Memberikan bonus kondom untuk pembelian album perdananya, dan judul lagu yang asosiatif, membuat Jupe menuai kritik. Bahkan ada kabar albumnya tersebut diboikot di Banjarmasin.
Menteri Muthia Hatta berharap agar dalam berkarya, para artis tidak menimbulkan imajinasi yang negatif.
Kata Muthia menanggapinya, "Ya namanya juga Kamasutra, itu kan cerita mengenai cinta. Disitu kan miring-miring bisa mendorong imajinasi. Saya kira banyak artis-artis yang mengasah diri, tapi kalau kemudian dicampur dengan hal-hal yang membuat mereka sendiri dikritik atau dicekal, jadi sayang sekali nantinya." (Aozora)