
indosiar.com, Jakarta - Tidak terasa sudah setahun Nadine Chandrawinata mengemban tugas sebagai Putri Indonesia dan dalam waktu dekat, ia harus menyerahkan mahkotanya pada penyandang gelar yang baru.
Sempat diliputi berbagai kontroversi seputar keikutsertaannya di Miss Universe 2006, wanita kelahiran 1984 tersebut beberapa waktu lalu muncul di RSPAD Gatot Subroto untuk mengunjungi pasien penderita HIV yang merupakan virus penyebab penyakit mematikan AIDS.
Hebatnya, Nadine tidak nampak canggung saat melakukan interaksi bahkan ia menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas nasib para pasien. Dengan jujur, Nadine mengaku kalau ia berusaha merasakan penderitaan mereka, dan senang bisa mendengar keluh-kesah atau sekedar hadir untuk memberikan dorongan semangat.
Nadine sendiri nampaknya sadar betul bahwa sebagian besar yang terkena virus HIV adalah mereka yang sempat atau sedang menjadi pemakai narkoba, karena itu ia menegaskan sekali lagi betapa berbahayanya barang terlarang tersebut.
Godaan untuk menjadi pemakai sendiri bukanlah hal yang patut dianggap sepele terutama di kalangan generasi muda, bahkan Nadine pun mengakui kalau ia sendiri tidak luput dari tawaran untuk menjadi pemakai atau sekedar mencicipi narkoba.
Dengan sedikit diplomatis, wanita yang memiliki darah Jerman itu mengaku bahwa untuk menolak, ia kerap menggunakan bahasa tubuh sehingga orang yang menawarkan mengerti kalau yang ditawari tidak mau menerima.
Kejadian itu ternyata juga sudah dialami Nadine saat ia masih duduk di bangku SMU, namun dengan tegas ia menyebut bahwa untuk bersenang-senang tidak memerlukan bantuan narkoba atau zat terlarang lain. Bravo Nadine...........(KISS/dian/mdL)