
indosiar.com-Jakarta. Tiada yang abadi di dunia ini apalagi di bidang entertainment. Itulah yang dialami oleh band musik Jepang, SMAP. Setelah sekian bertahun-tahun menjadi idola dan apapun event hiburan termasuk dorama (drama Jepang) yang dikuti mereka selalu meraih peringkat tinggi. Namun pamor boy band yang beranggotakan Masahiro Nakai, Takuya Kimura, Tsuyoshi Kusanagi, Goro Inagaki, dan Shingo Katori kini telah memudar.
Peringkat dorama yang dibintangi mereka menurun drastis dan show mereka SMAPXSMAP yang suatu ketika pernah berhasil meraih market share lebih 30%, kini jeblok pada posisi sekitar 10%. Stasiun-stasiun televisi Jepang kini lebih memilih sebuah band yang kini sedang menjulang popularitasnya, apalagi kalau bukan band Arashi yang terdiri dari Satoshi Ohno, Sho Sakurai, Masaki Aiba, Kazunari Ninomiya dan Jun Matsumoto.
Hal ini cukup memiliki dampak bagi siapa yang di antara para pewaris bisnis perusahaan hiburan terkemuka Jepang, Johnny's Jimusho yang akan mewarisi bisnis perusahaan tersebut. Memang perusahaan tersebut yang menaungi SMAP tidak merugi banyak karena Arishi pun bernaung pada perusahaan yang sama. Tidak heran walau fokus dunia hiburan telah bergeser dari SMAP ke Arishi, stasiun-stasiun televisi negeri Sakura itu tetap bergantung pada Johnny's Jimusho.
Tetapi lain lagi pada salah satu pewaris bisnis perusahaan tersebut, Iijima Michi yang harus merasakan akibat memudarnya popularitas SMAP yang dikelolanya. Sekarang tampaknya yang lebih besar kansnya dalam memperebutkan tahta Johnny Kitagawa, sang bos Johnny's Jimusho adalah Fujishima Julie Kitagawa, putri wakil presdir perusahaan tersebut, Mary Kitagawa karena ialah yang menangani Arashi. Rumor yang beredar di kalangan dunia hiburan Jepang, tampaknya Johnny Kitagawa lebih memilih Julie daripada Iijima.(AsianFanatics/Fachri)