HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
GOSSIP

Reza : Hati dan Jiwa Tetap di Padepokan Brajamusti



indosiar.com, Jakarta - Segala hal berkaitan dengan sosok penyanyi Reza Artamevia, memang menarik untuk disimak. Peristiwa pemukulan yang dialami ayah Reza, Minggu (5/3/2006) malam kemarin, sedikit banyak menyadarkan Reza, untuk kembali kepada keluarga dan kedua anak yang mengasihinya.

Bahkan dikediaman orang tuanya di kawasan Radio Dalam, Reza menggelar perayaan ultah ke-4 putri bungsunya Aliyah, meski mantan suaminya Adjie Massaid tidak hadir dalam acara ini. Di tengah-tengah berlangsungnya acara tersebut, Reza akhirnya bersedia memberi keterangan.

"Kita kumpul disini dalam rangka ulang tahun Aliyah. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Angie (Angelina Sondakh,red) sudah mengirimkan kue tart buat ulang tahunnya Alya. Mas Adjie sendiri masih ada rapat," ujar Reza.

Ketika ditanya apa keluarga Padepokan Brajamusti datang ke acara tersebut, Reza hanya mengatakan, "Sampai kapanpun saya akan tetap menjadi keluarga besar Padepokan Brajamusti. Keluarga besar Padepokan adalah keluarga saya. Hati dan jiwa saya tetap berada disana," kata mantan diva indonesia itu. 

Bila kita menengok  kembali perjalanan hidup mantan diva Indonesia ini, memang banyak hal menarik di luar dugaan. Lihat saja kisah perjalanan cinta dan pernikahannya dengan Adji Masaid, bagaikan cerita dalam dongeng, begitu juga gonjang-ganjing perceraiannya dengan anggota DPR RI, membuat Reza harus hilang hak asuh anak mereka Zahwa dan Aliyah.

Perpisahan pasangan yang pernah di daulat pasangan serasi, memang banyak mengisahkan kepahitan. Tapi bagi Reza sendiri, moment tersebut menjadi titik balik jalan hidupnya. Karena disaat itulah, ia mulai berkenalan dengan guru spiritual Aa Gatot Brajamusti. Sejak itulah Reza memilih untuk mengabdikan dirinya kepada pimpinan padepokan Brajamusti ini.

Saking cintanya dengan kehidupan di padepokan, Reza sampai melupakan kehidupan keluarga dan anaknya, tidak heran bila sang ayah, Adang Surahman, akhirnya menjemput paksa putri kesayangannya tersebut hingga terjadilah insiden pemukulan tersebut. Bila menilik kronologis peristiwa tersebut, memang banyak hal-hal ganjil yang diungkapkan Wahyu dan ayah Reza tentang kejadian itu. Bahkan tidak lama setelah peristiwa tersebut, mantan pengacara Reza, Damayanti Singgih mendatangai kediaman orangtua Reza. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polres Jakarta Selatan.(SRH/Idh)

Bookmark and Share