
indosiar.com, Jakarta - Betapa ironisnya nasib Roy Marten. Jika sebelumnya ia menjadi artis yang jadi idola dan hidup dalam lingkungan glamour, kini Roy harus mendekam dalam tahanan, setelah tertangkap dengan tuduhan pemilikan narkoba jenis shabu-shabu.
Masalah yang kini menjeratnya, membuat Roy depresi. Berbekal rekomendasi dari ahli jiwa, pengacara Roy meminta agar kliennya bisa keluar dari LP Medaeng untuk menjalani rehabilitasi.
"Mudah-mudahan bisa menyelesaikan persidangan," kata istri Roy Marten, Anna Maria. (Aozora/Devi)