
indosiar.com, Jakarta - Lanjutan sidang gugatan cerai Maia Estianty terhadap Ahmad Dhani yang berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa 22 Januari kemarin, beragendakan penyerahan draft perdamaian dari kedua belah pihak.
Dari sejumlah syarat damai yang diajukan pihak Maia, ada poin yang menyebutkan agar tidak ada lagi Mulan Jameela dan Dewi-Dewi juga pegawai wanita dalam manajemen Republik Cinta pimpinan Dhani.
Syarat lain, Maia meminta tidak ada kekerasan dalam rumah tangga dan tidak ada poligami. Sementara pihak Dhani tidak mengajukan persyaratan, kecuali kembali syariat Islam.
Menurut Sheila Salomo SH selaku Pengacara Maia, "Pointnya meminta dalam memanagement dia tidak ada lagi wanita, termasuk pegawai permanen sampai Maia merasa nyaman dan sudah timbul kepercayaan dari kedua belah pihak. Persyaratan damai, Maia meminya mas Dhani untuk menghentikan KDRT dan tidak boleh melakukan poligami."
"Mas Dhani tidak ada syarat dan dia menyatakan konsep perdamaian tidak ada dalam arti kembali kondisi perkawinan harus dijalankan sesuai agama oleh para pihak dan sesuai dengan konsep Islami dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Perdamaian adalah win-win solution kita mencari titik temu dari keinginan masing-masing pihak harus dikurangi," tutur Pengacara Dhani, Dedy Mulyadi Muis SH.
Upaya damai memang masih terus diusahakan untuk menyelamatkan perkawinan Dhani-Maia. Akan tetapi untuk menuju rujuk, tampaknya jalan masih panjang. Karena bukan tidak mungkin tawar menawar persyaratan damai yang diajukan Maia akan berlangsung dengan alot. Namun masih adanya semangat untuk berdamai, merupakan langkah awal yang baik.
"Tahap berikutnya membahas syarat-syarat yang mana bisa atau tidaknya dan upaya ini agar bisa disikapi bukan berarti sudah damai," ujar Sheila Salomo SH.
"Sepertinya draft yang dibuat Maia masih diperhatikan, yang jelas semuanya harus mengacu pada syariat hukum pernikahan Islam. Saya tidak akan meneruskan pernikahan yang tidak di dasari oleh pernikahan melalui Islam. Buat saya ada titik terang ada pengertian yang cukup disalah satu pengacara Maia dan beliau mengerti tentang hukum pernikahan Islam. Semoga saja terus dipakai Maia karena selama ini orang yang mengkedepankan hukum syariat Islam biasanya ditinggalkan oleh Maia," jawab Ahmad Dhani berharap. (Aozora/Devi)