
indosiar.com, Korea - Setelah sebelumnya sukses lewat Sympathy for Mr Vengeance dan Old Boy, sutradara kenamaan Korea Park Chan-wook memenuhi janjinya mencetak film trilogi tentang pembalasan dendam dengan menghasilkan karya terakhirnya Sympathy for Lady Vengeance.
Sebagai tokoh utamanya, ia merekrut aktris Lee Young-ae yang sebelumnya dikenal lewat Daejanggeum. Bagi wanita kelahiran tahun 1971, film ini menjadi terobosan sendiri dalam berakting setelah sebelumnya kerap mendapat peran-peran feminim. Kolaborasi keduanya inilah yang membuat Sympathy for Lady Vengeance diundang ke berbagai festival film internasional.
Sympathy for Lady Vengeance sendiri bercerita tentang Kum-ja, yang karena tuduhan penculikan dan pembunuhan seorang bocah pria, dijebloskan ke penjara selama 13 tahun. Meski menunjukkan kelakuan bagai malaikat selama berada di dalam bui, namun diam-diam wanita itu mempunyai maksud lain.
Selama kurun waktu tersebut, ia dengan sabar mempersiapkan rencana balas dendam bagi pria yang telah memfitnahnya. Selain itu, juga disorot sejumlah aspek kepribadian Kum-ja yang cukup kompleks, serta munculnya sejumlah karakter dari dua film sebelumnya secara tidak beraturan.
Sama seperti film sejenis, Sympathy for Lady Vengeance juga tidak luput dari kritik. Mulai dari karakter dalam film yang hanya berkesan dua dimensi (baik dan buruk), sampai tidak jelasnya pesan yang hendak disampaikan dengan munculnya sejumlah karakter lama.
Namun nyaris semua kritikus sepakat, lagi-lagi sutradara Park menunjukkan kualitasnya dalam membuat film yang tidak biasa. Ditambah akting Lee Young-ae yang mendapat acungan jempol, tidak heran bila film ini merupakan salah satu yang paling ditunggu para pecinta film Korea...........(berbagai sumber/mdL)