
Penulis : Astrie Ivo
Penyunting Naskah : Doel Wahab
Penerbit : Mizania (PT Mizan Pustaka)
Desain Sampul : Dodi Rosadi
Foto cover dan isi : Rabbani
Tebal : 124 halaman
Ukuran : 19,5 cm
Terbit : Maret 2008
Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang Mukmin : "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
-QS Al-Ahzab (33):59
indosiar.com - Berjaya di era tahun 70 hingga 90-an, siapa yang tak kenal aktris cantik bermata indah, Astrie Ivo. Bahkan sekarang pun, meski telah menutup seluruh tubuhnya, akting Astrie masih bisa kita tonton lewat sinetron-sinetron bernafas religi. Namun tahukah Anda, bahwa perjalanan Astrie Ivo dalam menjalankan semua perintah Allah, bukan suatu hal yang mudah dan lancar. Meski ia terlahir dari keluarga muslim yang taat, Astrie merasa bahwa ibadah yang dilaksanakannya hanya sekedar perintah Allah tanpa memahami maknanya.
Dalam buku yang terdiri dari 22 sub judul ini, Astrie berbagi cerita bagaimana kecantikan yang dianugerahkan Allah SWT kepadanya, menjadi ujian berat saat ia memutuskan untuk menutup rambut dan auratnya, dengan berhijab. Ujian yang tidak hanya datang dari lingkungan pergaulan selebritis, tetapi juga dari suaminya sendiri, Dariola Yusharyahya, yang memperbolehkan dirinya mengenakan jilbab ketika Astrie mencapai usia 40 tahun !
Bagi suaminya, tanpa berjilbab, Astrie yang kala itu berusia 28 tahun, sudah menjadi istri yang sholehah dan ibu yang baik bagi ketiga anak mereka, Kevin Arighi, Adrio Faresi dan Riedo Devara. Meski pasrah dengan keputusan suaminya, namun Astrie tetap berjuang agar memperoleh ridha suaminya, sehingga ia dapat mengenakan penutup kepala dengan ikhlas.
Pintu keridhaan terbuka bagi Astrie di tahun 2000. Kala itu, Astrie meminta ijin kepada suaminya untuk tidak melepaskan kerudung karena masih melaksanakan ibadah sepulang berhaji. Dan ketika anak-anaknya melarang dirinya untuk membuka jilbab, karena ingin ibunya berbeda dari ibu yang lainnya, suami Astrie pun akhirnya setuju dengan keinginan sang istri. Apalagi ketiga anak lelakinya berkomentar sang mama bertambah cantik setelah mengenakan jilbab.
Lalu bagaimana dengan karir keartisan Astrie, yang telah dijalaninya sejak kecil ? Sebagaimana Sabda Rasulullah seperti disebutkan dalam HR Ibn Majah, "Orang yang paling baik diantara kalian adalah orang yang plaing baik bagi keluarganya...", rezeki yang dilimpahkan Allah SWT kepada Astrie tidak berhenti meski ia telah berhijab. Berbagai tawaran sinetron, menjadi pembicara seminar keagamaan dan ceramah pengajian, berdatangan kepadanya. Bahkan oleh satu produsen jilbab, Astrie dijadikan ikon penutup kepala terkenal itu.
Menyadari dirinya masih jauh dari sempurna, bahkan takkan mungkin sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT, Astri berharap ibadahnya setiap hari menjadi lebih baik lagi. Dan dengan pengalamannya itu, ia ingin berbagi dengan sesama kaum muslimin terkait penggunaan jilbab. Karena itulah, buku ini juga menyertakan tips memilih kerudung, perawatan rambut dan kulit kepala serta zikir dan doa, agar senantiasa diberikan kekuatan dalam melaksanakan ibadah.(Ijs)