Nusantara
29-Apr-2008 14:35:26 WIB
FOKUS
Minyak Tanah Bersubsidi
Pencabutan Mitan Bersubsidi Ditunda
indosiar.com, Jakarta - Warga Jakarta yang masih mengandalkan minyak tanah untuk memasak bisa sedikit bernapas lega menyusul penundaan kebijakan pencabutan minyak tanah bersubsidi di lima wilayah Jakarta dari semula 1 Mei menjadi 10 Mei mendatang. Penundaan dilakukan karena hingga kini baru 30 persen dari target distribusi 80 ribu paket tabung gas elpiji bagi golongan usaha kecil menengah yang direalisasikan.
Kepala Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta Peni Susanti menyatakan, pengunduran jadwal ini terpaksa ditempuh karena distribusi tabung gas elpiji untuk golongan UKM, seperti pedagang warteg dan gorengan baru terealisasi 30 persen dari target 70 hingga 80 ribu paket tabung elpiji untuk lima wilayah di Jakarta.
Ditargetkan sebelum tanggal 10 Mei seluruh pedagang UKM di Jakarta sudah mendapat paket tabung elpiji. Saat ini pendataan dan proses verifikasi penerima tabung sudah dilakukan. Peni menambahkan saat ini hampir 100 persen distribusi tabung elpiji untuk golongan rumah tangga telah terealisasi.
Untuk mengantisipasi penyelundupan minyak tanah bersubsidi dari wilayah penyangga disekitar DKI Jakarta pihak Dinas Pertambangan akan melakukan pengawasan ketat terhadap agen minyak tanah. Bila terbukti menjual minyak tanah bersubsidi yang dipasok dari wilayah luar DKI Jakarta akan dilakukan penutupan dan penyegelen. (Rafael Don Bosco/Amirulloh/Dv).