indosiar.com, Bogor - Kelangkaan bahan bakar di Bogor, Jawa Barat lebih parah. Sebab tidak hanya gas elpiji yang sulit didapat tapi juga minyak tanah. Ratusan warga harus berdesakan dan mengantri dulu untuk bisa membeli minyak tanah.
Para ibu-ibu di Desa Ciherang, Bogor, Jawa Barat ini menangis akibat sulitnya mendapatkan minyak tanah sejak satu minggu lalu. Meski harga BBM telah naik mereka harus tetap antri bukan hanya raib dari pasaran. Harga yang dijual pun berkisar 3000 sampai 4500 rupiah perliter, jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) 2500 rupiah perliter.
Selain itu untuk mendapatkan minyak tanah warga juga harus mendaftar terlebih dahulu kepada pemilik pangkalan.
Tidak hanya minyak tanah, warga Bogor juga kesulitan mendapatkan gas elpiji untuk memasak menyusul kelangkaan tabung ukuran 12 kilogram. Meski harga tidak naik, kelangkaan gas ukuran 12 kilogram ditingkat pengecer ini menurut penjelasan Pertamina kepada para pengecer diakibatkan oleh masih rusaknya kilang balongan.
Parahnya belakangan warga juga kesulitan mencari gas elpiji berukuran 3 kilogram sebagai pengganti. (Iwan Kurniawan/Sup)