indosiar.com, Jakarta - Kenaikan elpiji ukuran tabung 12 kilogram mulai Selasa, 1 Juli banyak dikeluhkan masyarakat. Sebagian pengguna elpiji 12 kilogram mulai beralih ke elpiji 3 kilogram yang harganya tidak naik, namun itu tidak bisa diterapkan oleh pedagang warteg karena elpiji 3 kilogram cepat habis.
Kenaikan gas elpiji ukuran tabung 12 kilogram dari 51 ribu rupiah menjadi 63 ribu rupiah per tabung yang berlaku mulai hari ini 1 Juli 2008 mulai mempengaruhi penjualan gas elpiji. Elpiji ukuran tabung 3 kilogram kini makin diminati karena harganya tidak ikut naik, namun kenaikan elpiji 12 kilogram dikeluhkan para konsumen, seperti pemilik warteg di Jalan Daan Mogot II, Jakarta Barat.
Menurut pemilik warteg hari ini dia membeli elpiji 12 kilogram seharga 66 ribu rupiah per tabung. Dengan kenaikan elpiji ini ia menganggap tiada unsur penghematan dibandingkan menggunakan minyak tanah.
Saat ini sejumlah pedagang warteg belum beralih ke elpiji 3 kilogram sebab elpiji 3 kilogram cepat habis jika digunakan untuk memasak aneka menu. (Eliza Amanda/Wahyu Wacana/Dv).