indosiar.com, Cirebon - Ribuan massa di Cirebon, Jawa Barat Kamis (03/07/08) kemarin, mendatangi Kantor Walikota Cirebon memprotes kehadiran sebuah stasiun televisi swasta. Warga mendesak walikota mencabut izin siaran dan membongkar tower stasiun tersebut karena dinilai membawa misi agama tertentu.
Dipimpin sejumlah kyai dan habib di wilayah Cirebon, aksi yang berlangsung Kamis pagi didepan Balaikota Cirebon ini dilakukan warga sejumlah santri dengan memboklir ruas Jalan Siliwangi. Mereka menuntut Walikota mencabut seluruh perijinan yang telah dikeluarkan untuk Cahaya Teve.
Warga mengaku resah karena teve lokal ini ditenggarai membawa misi agama tertentu. Aksi ini merupakan yang ketiga kalinya digelar. Warga mengancam akan membongkar sendiri bangunan studio dan tower teve lokal ini yang terletak di Kelurahan Arga Sunya jika pemerintahn mengabaikan tuntutan mereka. Sementara itu suasana sempat memanas saat perwakilan pengunjuk rasa berdialog dengan Walikota Cirebon Subardi. Sejumlah santri merangsek dan memaksa Walikota menandatangani pernyataan akan menutup dan membongkar tower Cahaya Teve.
Pihak Pemkot akhirnya bersedia memfasilitasi pertemuan dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) daerah Jawa Barat Senin yang akan datang. Walikota berjanji akan mencabut ijin Cahaya Teve jika ada rekomendasi dari KPID. (Masyuri Wahid/Sup)