indosiar.com, Tegal - Kenaikan harga gas elpiji ternyata tidak membuat pasokan gas elpiji di pasaran menjadi aman. Di Tegal, Jawa Tengah, kelangkaan gas elpiji yang telah berlangsung sejak pekan lalu terus berlanjut. Akibatnya harga gas elpiji kemasan 12 kilogram di Tegal, Jawa Tengah tidak terkendali diatas harga yang ditetapkan pemerintah.
Stok elpiji di dealer elpiji Retno Muda di Tegal, Jawa Tengah ini misalnya, dalam beberapa bulan terakhir stok selalu kosong. Menurut para pengecer ditempat ini, sejak harga elpiji naik pasokan elpiji selalu terlambat. Jumlah pasokan gas pun dikurangi hanya 300 tabung perhari, tidak sesuai dengan jumlah konsumen. Padahal harga gas isi 12 kilogram ditempat ini dijual diatas harga ketentuan pemerintah yakni 68 ribu rupiah.
Ini masih lebih murah dibandingkan gas elpiji 12 kilogram di toko-toko kecil yang mencapai 75 ribu hingga 80 ribu rupiah. Sementara itu naiknya harga gas elpiji isi 12 kilogram membuat pemilik warung makan terpaksa menaikkan harga jual makanan rata-rata 1500 rupiah perporsi untuk menghindari kerugian akibat naiknya harga gas elpiji.
Warga berharap pihak Pertamina segera menstabilkan pasokan elpiji di Tegal. (Kuncoro Wijayanto/Sup)