indosiar.com, Jakarta - Salah satu stasiun pengisian tabung gas elpiji di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, tampak dipenuhi oleh kendaraan truk pengangkut tabung gas yang sedang antri. Antrian kendaraan ini terjadi karena tidak seimbangnya jumlah alat pengisian untuk tabung gas kapasitas 3 kg dengan tabung gas 12 kg.
Menurut Kepala Divisi Stasiun Pengisian Elpiji, Srengseng, Jakarta Barat, Agus Syamsul, secara umum pasokan gas elpiji tidak memiliki kendala. Namun karena jumlah alat pengisian gas untuk tabung 3 kg lebih sedikit dari tabung 12 kg, mengakibatkan distribusi untuk tabung gas 3 kg menjadi terhambat ke sejumlah agen.
Meski demikian, mereka memprioritaskan pengisian untuk tabung 3 kg menyusul keluhan masyarakat atas langkanya gas elpiji 3 kg.
Sementara sejumlah pengemudi mengaku sudah antri sejak kemarin (Rabu, 3/9/2008) hingga tadi pagi (Kamis, 4/9) dan sempat bermalam di stasiun pengisian tabung gas elpiji. Menurut Agus, salah seorang supir truk pengangkut elpiji, dia ditugaskan untuk memprioritaskan mengangkut tabung gas elpiji 3 kg dan diperkirakan hari ini dapat mengangkut 400 tabung ukuran 3 kg, untuk didistribusikan ke agen-agen pengecer.
Di DKI Jakarta sendiri terdapat 8 stasiun pengisian gas elpiji yang tersebar di 5 wilayah DKI Jakarta. Sementara di Bodetabek terdapat 18 stasiun. (Sujito Santoso/Ijs)