Sosbud
7-Nov-2005 16:38:48 WIB
HORISON
Cacing Membawa Berkah



Reporter : Sisca T. Gurning
Juru Kamera : Medi Kuswadi
Tayang : Rabu, 2 November 2005, Pukul 12.00 WIB
Lokasi : Magelang

Kios-kios penjual jamu tipes tampak berderet. Pemandangan yang lazim dijumpai di sepanjang jalan menuju Kota Magelang, Jawa Tengah. Jamu tipes yang ramuannya terbuat dari cacing tanah dan tumbuhan-tumbuhan ini dipercaya masyarakat setempat berkhasiat untuk mengobati penyakit tipes dan maag.

Warga Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa tengah, telah lama dikenal luas sebagai produsen jamu tradisional warisan leluhur. Sebut saja Kosiar, setiap hari ia harus mencari cacing tanah sebagai bahan dasar pembuatan jamu.

Ia tak perlu jauh-jauh mencarinya, cukup di kebun atau areal persawahan di sekitar rumahnya. Disaat musim kemarau, binatang bertubuh lembek ini sulit dicari. Namun disaat musim hujan, bintang dari keluarga Molusca ini akan bermunculan ke permukaan tanah.

Tak semua jenis cacing tanah dapat dibuat jamu tipes, hanya cacing yang berwarna gelap, tidak terlalu panjang dan di lehernya terdapat lingkaran berwarna putih atau hitam. Proses pembuatannya sederhana saja. Tubuh-tubuh cacing ini lebih dulu dibersihkan dari tanah, kemudian dikuliti. Kulit cacing inilah yang dimanfaatkan untuk jamu.

Kulit cacing tanah yang telah bersih ini, lalu direbus dengan air mendidih selama 24 jam. Fungsinya untuk membunuh kuman dan menghilangkan bau amis. Kulit cacing tanah kemudian dijemur hingga kering benar. Agar jamu tipes ini lebih berkhasiat dan sedikit harum ditambahkan ramuan terbuat dari tanaman lempuyang dan krokot.

Ramuan tambahan ini juga melalui proses perebusan secukupnya hingga masak, lalu dikeringkan. Kulit cacing yang telah kering dan ramuan tambahannya, kemudian dihaluskan hingga berbentuk bubuk halus. Dengan takaran tertentu, jamu yang telah berbentuk bubuk ini lalu dikemas dengan plastik. Agar tidak terasa pahit untuk menyeduhnya ditambahkan madu.

Jamu tipes, selain terbukti berkhasiat menyembuhkan penyakit tipes dan penyakit ringan seperti maag, berjualan jamu tipes telah membawa berkah pula bagi keluarganya. Satu sachet jamu tipes ia jual dengan harga Rp 4.000,- rupiah.

Dari harga jual itu, Kosiar meraup untung Rp 1.000,- per sachet. Dan selama 8 tahun lebih menekuni usaha yang resepnya ia warisi dari sang ibu, oplahnya sudah mencapai Rp 1.500,- per sachet setiap bulan. Dari keuntungan itulah, Kosiar mampu menyekolahkan anak sulungnya hingga perguruan tinggi.

Cacing tanah tak selamanya menjijikkan. Ada khasiat sebagai obat penyembuh dibalik tubuhnya yang lembek itu. Dan resep jamu yang telah diwariskan secara turun temurun ini secara ekonomi, terbukti pula telah membawa berkah bagi warga Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah. (Tom)

Nama:
Email:

More HORISON:
[ more Horison ]
© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :