
indosiar.com, Jakarta - Batu bisa jatuh ke bumi karena gaya gravitasi. Begitu juga dengan kita manusia dan semua benda yang ada di bumi ini. Nah, kalau ada manusia yang jalan dengan kepala terbalik di atap-atap rumah ngak mungkin banget ya. Tapi jangan salah Kami akan menunjukkan sejumlah atraksi yang melawan gaya gravitasi.
Kok bisa ya jalan terbalik seperti itu dan kayaknya gampang banget. Padahal apa yang dilakukan sang akrobat bernama Meriana Silveira asal Brazil itu melawan gravitasi bumi.
Mariana yang merupakan seorang pemain akrobat profesional tersebut mengaku awalnya posisi terbalik seperti itu bikin kepala pusing.
Mariana tidak beraksi sendirian. Masih ada sejumlah rekannya dari sejumlah negara yang juga beraksi didepan para penonton yang ada di Jakarta International Event & Convention Centre (JIECC), Mangga Dua Square, Jakarta.
Uniknya penonton mendapat sensasi berbeda, karena sebelumnya juga disuguhi makan malam. Dengan membayar 500 ribu rupiah hingga 1 juta rupiah untuk setiap orangnya, pengunjung akan menikmati santap malam ala Hongkong sambil menonton akrobat dari sejumlah negara. Hal yang tidak umum tapi tetap tidak mengurangi serunya nonton.
Para penampil yang sebagian besar lulusan sekolah sirkus ternama ini juga menghadirkan aksi akrobat dengan gaya komedian. Seperti yang dilakukan Simone Ramone yang menyelesaikan gelar sarjananya di Sekolah Sirkus Madrid, Spanyol.
Simone menamakan aksinya itu sebagai flying piano. Seru juga ya kalau punya piano seperti itu ya. Tempat ini dirancang bisa menampung hingga 300 orang tamu. Kendati demikian pertunjukkan ini hanya dilakukan tiga kali dalam satu minggu. Hari Kamis, Jumat dan Sabtu saja.
Aksi melawan gravitasi bumi juga dilakukan oleh tiga orang pemuda asal Ukraina ini yakni Sergii, Oleksandr dan Andry. Dengan ketrampilan yang mereka miliki ketiganyapernah menjuarai Internasional Master of Sport di Ukraina.
Semua hasil latihan bertahun-tahun dari para pemain akrobat itu memang luar biasa. Bikin durasi pertunjukkan satu jam pun jadi tidak berasa. (Sup)