Tim Peliput : Astrid Farma Putri - Hengki Wirra MadaWaduh apaan sih ini, pada aneh begini tampilannya. Nah kira-kira begitu deh kalau akhir Juli kemarin datang ke Dunia Fantasi di Ancol, Jakarta Utara. Selama dua hari dari tanggal 26 dan 27 Juli ada yang namanya Japan Festival 2008.
Acara selama dua hari itu bisa dibilang padat banget. Yang pasti semua berbau Jepang, seperti pertunjukkan seni bela diri termasuk aksi-aksi ninja juga ada bazar makanan sampai pagelaran band indi ala Jepang.
Dandanan personilnya serem-serem ya, ada yang mukanya sampai tidak kelihatan, tapi yang paling menarik perhatian adalah kompetisi cosplay.
Cosplay adalah istilah bagi hobi berkostum ala karakter dalam film animasi, komik maupun video games. Berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Inggris, Costum and Play. Pelakunya biasa disebut cosplayer.
Sebenarnya sih, cosplay bersifat universial, ngak meski melulu karakter dari Jepang. Cuma yang paling populer di tanah air ya dari negari matahari tertib itu. Mungkin karena banyak karakternya yang nyentrik dan nyeleneh sesuai sama jiwa anak muda.
Nah saking pada kreatif, muncul deh aneka kompetisi cosplay yang juga ada dalam Japan Festival 2008 ini. Selain dituntut kreatif membuat kostum dalam kompetisi ini festival cosplay harus bisa menampilkan ciri khas karakternya, misalnya cara bicara atau gaya bertarung sang tokoh.
Ngomong-ngomong mirip ngak nih. Ini misalnya, tokoh L dalan film death note seorang detektif swasta handal dan nyentrik yang melawan kekuatan malaikat. Kalau perempuan jagoan berambut kuning adalah nagase, karakter dalam games plyastasion.
Bukan cuma dari kostum tapi peserta kompetisi ini juga harus menguasai kisah dibalik tokoh yang mereka perankan. Jadi waktu ditanya juri bisa jawab.
Tapi namanya anak muda, seringkali jawabannya juga ngeyel. Untuk pemilihan karakter biasanya tergantung situasi, sebagian memilih karakter yang unik, sebagian lainnya berdasarkan pertimbangan tingkat kesulitan pembuatan kostum. Kalau yang pakai topeng ala gundam tidak ketahuan muka aslinya gimana.
Tapi kalau yang cuman bermake up bisa jadi ada yang mengenali. Kalaupun tidak ada yang mengenali, tatapan heran dari orang-orang lumayan bisa bikin grogi lho. Pingin tahu pengalaman menarik para cosplayer waktu mereka manggung.
Emang benar tuh banyak yang ngajak foto bareng, ngak kalah deh pokoknya sama selebriti. Nah sekarang sudah tahu khan apa itu cosplay, gimana tertarik ikut bergabung. Kalau iya jangan tanggung-tanggung, selain harus berani tampil nekad, kreatifitas dan modal untuk bikin kostumnya juga perlu lho. (Sup)