Sosbud
13-Aug-2008 17:28:59 WIB
HORISON
Kickfest 2008, Dahsyatnya Produk Lokal



Tim Peliput : Farma Dinata - Warsam Aji - Iwan Agung
Narator : Farma Dinata
Editor : Bagus Andriansari
Tayang : Rabu, 13 Agustus 2008, Pukul 12.30 WIB

indosiar.com, Bandung - Jangan ngaku berjiwa muda deh kalau belum pernah dengar yang namanya distro. Distro atau distribution store atau tempat yang menyediakan berbagai barang lokal ekslusif dengan harga terjangkau. Nah kebanyakan berada di Bandung.

Awal Agustus di kota kembang diadakan yang namanya Festival Distro dan Clothing Company se tanah air. Tahukah anda menghasilkan transaksi sebesar 10 milyar rupiah, waww...

Buat mereka yang berjiwa muda kalau pergi ke Bandung ngak mampir ke distro, waduh seperti makan ngak pake minum, tidak lengkap. Bisa dibilang punya gengsi tersendiri kalau kita beli produk clothing di distro. Soalnya produk yang dijual di distro mulai dari pakaian, sepatu dan segala aksesoris untuk bergaya dibikin dalam jumlah terbatas.

Kalau lihat dari luar siapa yang nyangka bus ini adalah distro berjalan, berbagai produk clothing yang dibikin dalam jumlah terbatas tapi harganya relatif terjangkau berderet didalam bus.

Distro berjalan dengan label airplane sistem itu adalah salah satu peserta dalam Festival Clothing terbesar di Bandung Kickfest 2008 yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 Agustus lalu di Lapangan Gazibu.

Kickfest singkatan dari Kreative Independent Clothing Kommunity adalah forum bisnis para pengusha clothing lokal dan distro. Karena banyak juga usaha distro yang ngak bertahan. Sejarah bisnis yang identik dengan anak muda itu berawal sekitar 12 tahun lalu saat krisis moneter mulai bikin harga barang jadi mahal termasuk pakaian.

Sementara itu namanya anak muda pingin dong tampil gaya. Akhirnya tercetus ide bikin pakaian dengan desain sendiri, lalu ada juga yang menyediakan tempat distribusinya alias distel (distribusion store).

Siapa sangka usaha kecil-kecilan itu ternyata berkembang hingga kini. Kalau dulu sekitar tahun 1997 hanya ada 5 sampai 7 yang bikin ginian, sekarang tercatat ada seribu lebih clothing company dan distro tersebar di 94 kota di tanah air.

Adanya komunitas memang menjadi suatu hal yang bikin produk clothing dan distro beda dengan produk fashion lainnya. Dengan basis komunitas produk clothing bikinan sendiri pun setidaknya punya pasar. Sudah lazim distro dan clothing company memilih komunitas tertentu seperti pengemar skate board dan band indie sebagainya.

God Insko misalnay yang digagas sebuah band indie beraliran rock. Dari modal berbasis pengemar akhirnya kini berkembang dan punya cabang di 10 kota besar.

Solidaritas pertemanan yang jadi modal utama menuju kesuksesan berbisnis distro memang sulit dipertahankan kalau ingin berkembang. Banyak yang tumbang, tapi seperti yang bisa dilihat dalam Kicfest 2008 ini banyak juga yang bertahan dan meraup keuntungan yang lumayan.

Tidak cuma dari Bandung, merek-merek clothing dan distro dari kota lain juga ikutan gabung pameran disini. Ada 160 clothing dan 30 distro yang ikut berpartisipasi. Kesempatan itu juga tidak dilewatkan oleh para peminat produk distro.

Selain desainya yang khas anak muda, harganya pun relatif lebih murah dari biasanya. Untuk aneka kaos khas komunitas misalnya dijual antara 30 ribu hingga 80 ribu rupiah. Soal kualitas itu udah pasti terjamin. Sampai-sampai turis melayu datang jauh-jauh dari Malaysia khusus berburu clothing disini.

Selama 3 hari penyelenggaraanya transaksi dalam kickfest 2008 mencapai 10 milyar rupiah dengan total pengunjung 350 ribu orang. Walau berskala kecil dengan jumlah karyawan rata-rata sekitar 50 orang, terbukti industri kreatif yang digalang anak-anak muda itu memang tidak main-main. Berminat, kalau iya bikin produk yang punya ciri khas dan cari komunitas yang bisa bersinergi dengan produk anda. (Sup)

 

Nama:
Email:

More HORISON:
[ more Horison ]
© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :