Tim Peliput : Sisca Tiur Gurning
Editor : Dedi Suhardiman
Lokasi : Tanah Abang, Jakarta
Tayang : Rabu, 24 September 2008 Pukul 12.30 WIB
indosiar.com, Jakarta - Siapa sih yang belum pernah dengar Tanah Abang ? Disinilah pusat perdagangan yang sudah ada sejak jaman Belanda dan sampai sekarang masih eksis sebagai pusat grosir terbesar di Indonesia. Bahkan terkenal sebagai pasar tekstil yang terbesar dan termurah di Asia Tenggara.
Salah satu centra perdagangan tekstil di Tanah Abang ini adalah Jakarta City Center yang terletak di Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Masuk bulan puasa begini pengunjungnya bisa meningkat hingga 100 persen. Bukannya apa - apa dengan kwalitas barang yang sama harga disini bisa jauh lebih murah dibandingkan harga toko, seperti aneka jilbab ini misalnya.
Harganya tidak lebih dari 25 ribu rupiah malah ada yang 3500 rupiah. Memang semua disini serba murah meriah, kwalitasnya pun tidak diragukan tapi kita harus tetap jeli melihat hasil jahitan. Karena barang dagangan yang dijual dalam partai besar seperti ini biasanya ada aja barang yang cacat.
Pedagangnya pun tidak keberatan kalau kita ingin lihat barangnya dulu. Coba lihat - lihat mukenah. Rata - rata harga mukenah berkisar 70 ribu rupiah hingga ratusan ribu rupiah, seperti mukenah dari bahan katun pars ini harganya 180 ribu rupiah. Kalau sudah masuk ke toko atau mal harga mukenah .... bisa mencapai 2 kali lipat.
Kalau mau dapat harga lebih miring datang pada hari Senin dan Kamis. Selisih harganya bisa mencapai 5 ribu sampai 30 ribu rupiah. Soalnya tiap Senin dan Kamis para pedagang baju muslim dari Tasikmalaya berdatangan dan menggelar dagangan mereka dari pukul 4 pagi dengan harga jual langsung dari tangan pertama makanya bisa lebih murah.
Bulan Ramadhan ini yang namanya mukenah jadi salah satu dicari pembeli dan jangan salah ada trend modenya juga nich. Tahun ini yang lagi ngetrend adalah mukenah gelombang cinta. Untuk jilbab, jilbab munajab cinta menggantikan trend kerudung Krisdayanti.
Untuk busana muslim pria beragam baju koko dengan aneka corak warna dan motif bordir juga tersedia, seperti baju koko ini dijual 110 ribu per buahnya kalau sudah masuk toko diluar harga bisa lebih dari 200 ribu rupiah dan harga disini bisa lebih murah lagi kalau beli dalam kodian. Ini berlaku untuk semua barang.
Beli makin banyak harga makin murah. Banyak yang menyukai belanja murah ala Tanah Abang ini. Malah ada yang bolak - balik, seperti Hindrasil warga Jakarta yang tinggal di Bintaro. Ia mengaku dalam bulan Ramadhan ini sudah 3 kali datang belanja. Selain untuk keperluan Lebaran, Dini juga mencari barang untuk diberikan sebagai hadiah bagi handai taulan.
Tertarik, sebaiknya datang lebih pagi dan tentunya pada hari pasar, yaitu hari Senin dan Kamis. Jangan lupa tetap teliti sebelum barang dibawa pulang. Kalau sudah dapat hati pasti puas, dengan biaya relatif murah Lebaran pun bisa tetap tampil gaya. (Dv/Ijs)