Sosbud
27-Oct-2008 16:06:51 WIB
JEJAK KASUS
Memilih Jalan Pintas



Reporter : Budi Sampurno - Asep Saifulah
Kameraman: Iwan Agung - Sri Indro Purnomo
Produser : Widayat S. Noeswa
Tayang : Senin 27 Oktober 2008, Pukul 12.30 WIB

indosiar.com, Jakarta - Banyak orang memilih jalan pintas bunuh diri ketika menghadapi berbagai persoalan hidup, baik masalah ekonomi, masalah keluarga, bahkan asmara. Kebanyakan orang yang memilih jalan tidak terpuji itu adalah masyarakat yang hidup di perkotaan.

Pria ini bernama Markus, tingkah lakunya membuat ngeri banyak orang. Ia seperti mau terjun dari jembatan diatas ruas tol lingkar luar dikawasan Cikunir, Bekasi, Jawa Barat. Tatapan Markus kosong, wajah orang yang tengah menghadapi persoalan berat. Banyak orang termasuk polisi, berusaha mengagalkan aksi gila Markus. Kepada polisi Markus mengaku nekad akan mengakhiri hidupnya karena diputus pacar wanitanya.

Budi Santoso warga Genteng Wetan, Banyuwangi, Jawa Timur membuat aksi menegangkan. Ia mengalami stres berat karena ditinggal istrinya menjadi TKW tanpa pamit. Budipun nekad memanjat menara BTS setinggi 75 meter. Anak - anak Budi, kerabat dan polisi berusaha membujuk agar pria ini turun. Budipun akhirnya mengurungkan niatnya. Menurut keluarganya ulah Budi mencoba bunuh diri bukan pertama kali. Sebelumnya Budi juga berusaha memanjat tiang listrik.

Bulan lalu warga Surabaya, Jawa Timur dikejutkan dengan penemuan 4 mayat yang masih satu keluarga. Mereka adalah Yanuar Stefanus, seorang karyawan perusahaan kopi bubuk, istrinya Sriwati dan dua anaknya yang masih berusia 5 dan 3 tahun. Mereka ditemukan tidak bernyawa dalam kamar dengan menderita luka sayatan di leher di rumahnya.

Di dinding kamar terdapat tulisan dengan tinta darah. Berdasarkan tulisan ini polisi menduga Yanuar membunuh istri dan kedua anaknya sebelum akhirnya bunuh diri. Berdasarkan analisa kepolisian Yanuar nekad mengakhiri hidup bersama keluarganya karena menghadapi persoalan ekonomi, Yanuar diduga kalah bermain valas.

Di Yogyakarta, seorang siswi kelas 2 SMU nekad mengakhiri hidupnya, Meiana Dewi ditemukan mengantung di kamar rumahnya dikawasan Umbul Martani, Ngemplak masih menggunakan seragam sekolah. Keluarga dan teman-temannya tidak tahu persis mengapa Dewi nekad bunuh diri, karena ia dikenal sebagai gadis periang. Namun diduga Dewi depresi menghadapi persoalan asmara.

Sementara Arifin ditemukan tewas di kostnya dikawasan Tomang, Jakarta Barat. Jasadnya ditemukan mengantung di tangga. Sebelum bunuh diri, Arifin sempat menuliskan pesan di secarik kertas. Tulisan terakhir Arifin menunjukkan dengan jelas ia nekad bunuh diri karena problem berat keluarganya.

Segmen 2

Dari tinjauan kejiwaan, orang-orang yang mencoba melakukan bunuh diri umumnya memiliki jiwa yang lemah dan tidak memiliki pegangan yang kuat terhadap norma-norma kehidupan. Mereka gampang putus asa apalagi kehidupan di kota terasa semakin tak peduli dengan sesama.

Bunuh diri selalu dilakukan oleh orang-orang yang putus asa menghadapi berbagai persoalan hidup, baik persoalan ekonomi, keluarga maupun asmara. Apalagi tekanan dan himpitan hidup saat ini semakin berat.

Dari tinjauan kejiwaan, psikologis maupun sosiologis bunuh diri disebabkan oleh banyak faktor. Namun orang yang bunuh diri selalu diawali dengan depresi yang berat. Dari analisa kedokteran jiwa, orang yang mengalami gangguan jiwa hingga nekad melakukan bunuh diri disebabkan tiga faktor yaitu biologis, psiko sosial dan edukatif.
 
Segmen 3

Bunuh diri adalah cerminan jiwa dan keimanan yang lemah. Bunuh diri merupakan cermin robeknya benteng kekuatan hidup. Berpegang kuat pada norma - norma sosial dan agama dan menciptakan kepedulian dan kepekaan sosial adalah salah satu solusi.

Bunuh diri kini sudah bisa dikatagorikan sebagai salah satu penyakit sosial karena angka bunuh diri dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Data WHO menyebutkan dalam 3 tahun terakhir terdapat 50 ribu kasus bunuh diri di Indonesia.

Banyak orang hanya persoalan sepele nekat mengakhiri hidupnya. Banyak orang mudah depresi ketika menghadapi persoalan sehari - hari, secara psikologi faktor - faktor penyebab orang nekat bunuh diri adalah masalah kepribadian, lingkungan dan situasi sehari - hari. Karena itu banyak hal yang bisa dilakukan baik oleh masyarakat sendiri maupun pemerintah. (Dv/Sup/Ijs)
 

Nama:
Email:

More JEJAK KASUS:
[ more Jejak Kasus ]
© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :