Kesehatan
26-Feb-2008 11:36:54 WIB
KATA
Pentingnya Ganglisioda Dalam Perkembangan Otak Anak



indosiar.com - Dr. Paul McJarrow. PhD, seorang peneliti senior asal Palmerston North, Selandia Baru, dalam pemaparanya di Jakarta, awal Februari 2008 lalu menjelaskan bahwa dalam pertumbuhan, perkembangan, migrasi dan pematangan sel syaraf otak, serta pembentukan synaps (Jaringan antar sel syaraf) dibutuhkan gangliosida dalam asam sialat.

Unsur lemak kompleks dalam kelompok asam sialat yang terdiri atas komponen gula itu, juga bisa membantu proses transmisi sinyal synaps, pembentukan struktur otak dan menyimpan informasi.

"Penelitian pada manusia juga menunjukkan bahwa suplementasi gangliosida dapat meningkatkan kemampuan belajar dan mengingat pada anak," ujar McJarrow.

Dilanjutkan McJarrow, pentingnya gangliosida dalam pertumbuhan dan perkembangan otak anak juga terlihat dari banyaknya konsentrasi gangliosida pada area abu-abu otak atau pada otak besar dan cerebral cortex yang merupakan area penting dalam pembentukan memori.

Namun demikian, menurut dia, hingga kini belum diketahui periode kritis kebutuhan gangliosida dalam formasi neuron maupun synaps. "Secara spesifik belum diketahui kapan periode kritis gangliosida benar-benar dibutuhkan," katanya.

Untuk mendapatkan pembentukan kemampuan otak yang sempurna bisa dilakukan sejak dini. McJarrow menyarankan kepada ibu yang sedang hamil untuk memaksimalkan asupan nutrisinya dengan mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung gangliosida seperti susu, daging dan telur.

Asupan gangliosida bisa diteruskan kepada bayi melalui konsumsi ASI eksklusif dengan ketentuan ibu tetap mengkonsumsi makanan mengandung gangliosida. "Bahkan pada Suplementasi gangliosida susu, juga bisa diberikan kepada bayi setelah periode pemberian ASI eksklusif usai".

Sementara itu Ketua Divisi Tumbuh Kembang Departemen Pediatri Sosial Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr.Soedjatmiko, SpA, MSi dalam penjelasannya menyebutkan perkembangan kemampuan otak memang tidak semata-mata pada asupan kebutuhan gangliosida saja. Dalam konsentrasi otak juga membutuhkan nutrisi mikro lain seperti protein, kolin, AA-DHA, seng, besi, tembaga, iodium, folat dan vitamin A juga punya peran yang sama penting.

"Tanpa stimulasi memadai nutrisi saja tidak dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak," kata dr.Soedjatmiko, SpA, MSi.

Layaknya nutrisi, stimulasi juga memainkan peran penting dalam tumbuh kembang bayi dan balita. Stimulasi bisa dilakukan dengan memberikan rangsang suara, rabaan, gerakan, coretan dan gambar pada saat bermain, menyusui, memandikan, jalan-jalan dan yang lainnya," demikian dr. Soedjatmiko.(Her/Ijs)

Nama:
Email:

More KATA:
[ more Kata ]
© 2008, INDOSIAR.COM | QUICK MENU :