Fiksi
Cucu-cucu Wang Lung, petani sederhana yang seumur hidupnya harus bekerja keras mengolah tanah, kini tinggal menikmati hasil jerih-payah kakek mereka. Tujuan hidup mereka jelas: mengumpulkan harta sebanyak mungkin.
Tintin dan Kapten Haddock tiba di Peru mendahului kapal yang membawa Tuan Lakmus. Tapi para penculik berhasil membawa Tuan Lakmus ke Kuil Matahari. Tintin dan Kapten Haddock terus mengejar ke sana.
Semuanya bermula ketika Lucy, yang berumur dua belas tahun, baru pindah rumah. Salah satu tetangga barunya adalah Matthew, anak laki-laki umur empat tahun yang sangat istimewa.
Pernah kudengar orang berkata begini, banyak orang di kota ini sudah tidak bisa lagi menjaga kotanya sendiri. Lihat saja betapa tidak terurusnya kota ini, padahal kan ini jadi tanggung jawab dunia akherat.
Adrian Monk; detektif gokil yang paling menggemaskan seantero jagat. Monk memang genius, selalu bisa mencium kejanggalan sekecil apa pun. Tapi ia juga aneh, seperti makhluk planet Mars yang terdampar di bumi; tingkahnya ada-ada saja, dan yang pasti: lucu bukan kepalang.
Satu Pembunuhan Tak Pernah Cukup; Baginya, membunuh adalah candu terkuat, hasrat terluhur, ekspresi cinta termanis. Detektif Francis X. Loughlin berusaha menuntaskan kasus ini untuk selamanya. Sebelum ia mengalami kebutaan, sebelum sang pembunuh beraksi kembali.(
Ada alasannya Mengapa Ponsel Beririma dengan "Hell" --- Neraka. Siapa yang tidak punya ponsel? Novel Stephen King yang benar-benar mencekam, mengerikan, dan memukau ini tidak hanya mengajukan pertanyaan “Bisakah kau mendengarku sekarang?” Namun juga menjawab dengan penuh dendam.
Buku ini merupakan perpaduan cerita dan soal-soal matematika yang ditujukan untuk mendorong anak-anak untuk menyukai matematika. Soal-soal yang cukup menantang disajikan dengan latar belakang cerita terkait para tokoh.
The Magicians’Guild merupakan seri pertama dari novel trilogi fantasi yang penuh aksi, magic, dan petualangan menegangkan. Gadis miskin itu membuat gempar kota Imardin. Dia berhasil menembus perisai pertahanan para penyihir saat terjadi aksi Pembersihan Kota.
Sang aktor terus angkat aksi, meski sudah banyak orang yang lalu-lalang memelototi. Mereka sama-sekali tidak peduli, sebab lebih dari pada itu apa yang disebut harga diri ternyata menjadi alasan kuat kenapa mereka bersikap demikian.
1 2 3 4 5 6 > Last ›