
Berkebun semangka merupakan usaha yang layak ditekuni. Rasa buahnya yang segar dan banyak mengandung vitamin C, membuat buah ini banyak digemari. Usaha ini menjanjikan keuntungan karena dalam waktu 60 hingga 70 hari sudah dapat dipanen. Harganya di pasaran juga cukup stabil.
Salah satu lokasi yang banyak kebun semangka adalah di kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten. saat menjelang musim kemarau banyak petani yang menekuni usaha ini.
Salah seorang petani yang menanam semangka disini adalah Samid. Dia mewarisi usaha ini secara turun temurun, namun tiga tahun belakangan lebih berkonsentrasi menanam semangka.
Untuk menuju Kecamatan Panimbang dari Jakarta dapat melalui jalan tol Jakarta - Merak, keluar di pintu tol Serang Timur menuju ke Kota Pandeglang.
Selepas Kota Pandeglang lalu mengambil arah pantai. Setelah melewati daerah Labuan, berbelok ke kawasan Panimbang, tepatnya di Kampung Tujuh Desa Cigombong. Dari Kota Pandeglang dapat dicapai dengan kendaraan bermotor selama dua jam perjalanan. Begitu memasuki wilayah ini, suasana pedesaan sangat terasa dengan pemandangan hamparan sawah.
Menanam semangka sangat baik dilakukan di dataran rendah hingga dataran tinggi. Terutama di tanah yang berkapur, mengandung banyak bahan organik, dan beriklim kering. Tanaman semangka menyukai lokasi yang banyak sinar matahari.
Meskipun tidak menyukai banyak hujan, namun dalam perawatannya tanaman semangka memerlukan penyiraman yang intensif. Setiap hari minimal harus disiram dua kali sehari, pada pagi dan sore hari.
Semangka ditanam dengan biji. Setelah berusia 4 minggu bibitnya dipindahkan ke kebun, di tanah yang telah digemburkan. Jarak tanam 1 x 2 meter. Antar baris tanaman dibuat selokan untuk drainase selebar 50 centimeter.
Buah semangka dipanen setelah matang. Cirinya bila buahnya diketuk dengan tangan akan bergema. Selain itu, kulitnya halus dan tangkainya menguning. Bila buah terlambat dipanen akan menunjukkan gejala retak. Terutama bila kelebihan air atau saat musim hujan.
Biasanya buah semangka dipanen setelah berumur 60 sampai 90 hari sejak bunga mekar. Dalam satu benih tanaman dapat mencapai diperoleh delapan buah semangka dengan berat per buah antara dua sampai enam kilogram.
Dari satu hektar lahan, dapat menghasilkan sedikitnya 24 ton buah. Harganya dua ribu rupiah per kilogram. Biaya produksinya sekitar lima hingga delapan juta rupiah termasuk biaya pengangkutan. Sedangkan hasil yang diperoleh setiap kali panen berkisar 20 juta hingga 24 juta rupiah. (Helmi Azahari/Ijs)