
Berbagai produk ini terlihat indah. Mulai dari gelas hias, guci, hingga lampu. Semuanya terbuat dari kaca. Pembuatnya Dewo, di Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali.
Usaha kerajinan ini cukup menjanjikan untuk ditekuni, Karena pembuatnya belum banyak. Bahan bakunya juga tidak sulit didapat, kaca bekas.
Untuk mencapai lokasi sentra kerajinan kaca ini tidak sulit, tidak jauh dari pusat kota Denpasar, Bali.
Pembuatan kerajinan kaca ini dilakukan secara manual, dengan alat bantu sederhana.Mula-mula kaca bekas dicuci. Lalu dilebur di dalam tungku dengan panas sekitar 1.200 derajat celsius. Setelah menjadi bubur kaca, diangkat menggunakan besi dengan cara dililitkan.
Lalu diputar dan ditiup, sehingga berbentuk sesuai yang diinginkan. Pekerjaan ini dilakukan secara hati-hati, karena bubur kaca dilebur pada suhu yang sangat tinggi.
Berbagai jenis produk kerajinan dari kaca dihasilkan. Bentuknya dibuat sesuai pesanan untuk berbagai keperluan.
Produk yang dihasilkan tidak hanya untuk memenuhi pasar di dalam negeri, tetapi juga pesanan dari luar negeri.
Prospek kerajinan kaca cukup bagus, karena masih sedikit yang menekuni usaha ini. Berbagai produk dapat dibuat, tidak hanya sebatas gelas dan guci, tetapi juga dapat berbentuk hiasan kaca untuk lampu. (Helmi Azahari/Ijs)