
indosiar.com - Ini merupakan alat musik angklung, alat musik bambu khas Jawa Barat. Alat musik ini memiliki keunikan tersendiri. Salah satu sentra pembuatan angklung terdapat di Banjar, Jawa Barat. Pemiliknya Pak Aceng yang telah menjalankan usaha ini sejak tahun 1970 an lalu.
Disinilah Pak Aceg menjalankan usaha pembuatan angklung dengan dibantu warga sekitar. Bambu untuk pembuatan angklung diambil dari bambu pasir atau bambu gunung.
Mula-mula bambu yang telah dikeringkan dipotong. Ukurannya disesuaikan dengan nada yang akan dihasilkan.
Lalu bambu dirangkai sehingga menghasilkan nada satu oktaf yang terdiri dari 8 nada. Agar terlihat indah, bambu dibatik dengan menggunakan solder. Lalu dirangkai, diikat dengan tali rotan.
Barang yang telah jadi kemudian diletakan ditempat penyimpanan.
Angklung ini dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Yogyakarta, Bali, Bandung, Sumatera, Semarang dan Jakarta.
Harganya bervariasi mulai dari 20 ribu sampai 150 ribu rupiah. Kini saatnya mendengarkan bagaimana bunyi angklung yang dihasilkan disini. Pemainnya adalah anak Pak Aceng yang memang mahir memainkan angklung. (Sup/Ijs)