
Presenter : Fella Sumendap
Reporter : Asep Syaifullah
Cameraman : Warsam Aji
Produser : Helmi Azahari
Penyunting Gambar : Wahyu Indra Rukmana
Lokasi : Tasikmalaya, Tasikmalaya
On air : 23 Oktober 2008 pukul 12.30 wib
Berbagai produk kerajinan ini terbuat dari tikar mendong. Merupakan hasil karya para perajin di Kampung Pager Gunung, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Tasikmalaya, Tasikmalaya.
Mendong merupakan tanaman yang tumbuh di sawah. Sekilas bentuknya seperti padi. Setelah dikeringkan dan ditenun menjadi tikar, dapat diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang indah dan menarik.
Sentra kerajinan tikar mendong ini dapat dicapai selama 30 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor, dari Kota Tasikmalaya, Tasikmalaya.
Salah seorang yang menekuni usaha kerajinan tikar mendong adalah Zainal Muttaqin. dia telah menekuni usaha ini sejak tahun 1994 lalu. Di sentra kerajinan ini, mendong ditenun menjadi tikar, dan diolah menjadi berbagai produk kerajinan.
Untuk menenun tikar mendong diperlukan bahan baku berupa mendong kering. Bahan ini dibeli dari para petani, seharga 4 ribu rupiah per kilogram. Di tempat ini terdapat banyak persediaan mendong kering yang siap untuk ditenun. Panjangnya sekitar 180 centimeter.
Disinilah produk kerajinan mendong dibuat. Mendong yang telah ditenun menjadi tikar diolah menjadi berbagai produk kerajinan. Seperti kotak parcel ini.
Selain itu juga mendong diolah menjadi sandal hias. Sandal ini untuk konsumsi tamu hotel. Pemesannya berbagai hotel berbintang di Pulau Jawa, Sumatera dan Bali.
Di sentra kerajinan ini juga dibuat tempat pensil yang dilapisi dengan tikar mendong.
Berbagai produk kerajinan tikar mendong ini dipasarkan ke berbagai kota di Indonesia, seperti Bandung, Jakarta, Medan, dan Bali. Selain itu juga diekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Salah satu produk kerajinan yang banyak disukai adalah, tempat lilin yang dilapisi tikar mendong ini.(Ijs)