indosiar.com, Medan - Aksi massa di Provinsi Sumatera Utara kembali terjadi. Selasa (24/04) pukul 10.00 WIB, sekitar 3000 massa yang terbentuk dari gabungan mahasiswa STMIK Sumut, Mahasiswa Universitas Sisingamangaraja (Usi), unsur masyarakat Sibolga, Tapanuli selatan, Nias selatan serta unsur masayaratakat lainnya di Tapanuli berkumpul di depan Gedung DPRD TK I Jalan Imam Bonjol.
Gabungan massa tersebut menuntut dibentuknya provinsi Tapanuli. Aksi kedua ini berlangsung setelah dua minggu sebelumnya tuntutan mereka tak mendapat tanggapan.
Dalam melakukan aksinya, sejumlah oknum mahasiswa sempat melakukan aksi pembakaran ban di Jalan Juanda yang letaknya bersebelahan dengan rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara. Aksi pembakaran ban dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat yang melalui Jalan Imam Bonjol.
Akibat pembakaran ban tersebut sempat terjadi kemacetan lalulintas. Namun kemacetan tak berlangsung lama. Sementara itu parat setempat pun langsung melakukan tindak pencegahan agar aksi tersebut tidak meluas dan berubah menjadi aksi anarkis.
Selama berjalannya aksi massa tersebut, tampak Wakapolda Sumatera utara Johny Wainal Usman, Kapoltabes Sumatera Utara AKBP Bambang Sukamto, serta pejabat kepolisian setempat.
Hingga berita ini dimuat, kondisi aksi massa tersebut masih berjalan dengan suasana kondusif.(Rezi/rev)